ask dr laurier

Punya pertanyaan seputar kewanitaan dan Menstruasi?

Trichomoniasis Dapat Menyebabkan HIV, Benarkah?

Trichomoniasis Dapat Menyebabkan HIV, Benarkah?

02 Jan 2023

Trichomoniasis Dapat Menyebabkan HIV, Benarkah?

Trichomoniasis adalah salah satu penyakit menular seksual yang rentan dialami oleh perempuan, khususnya perempuan yang aktif secara seksual. Gangguan kesehatan ini dipicu oleh transmisi parasit yang masuk ke area reproduksi hingga berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi. Menurut jurnal Sexually Transmitted Diseases, trichomoniasis bisa meningkatkan potensi HIV. Bagaimana gejala dan penyebabnya? Yuk, cari tahu jawabannya dalam artikel ini!

Apa itu trichomoniasis?

Infeksi trichomoniasis (atau trich) disebabkan oleh parasit sangat kecil yang bernama trichomona. Transmisi parasit ini terjadi ketika seorang individu melakukan hubungan seksual tanpa alat pengaman dengan orang yang sudah terinfeksi trich.

Di luar aktivitas seksual vaginal itu, trichomona juga dapat tersebar melalui kontak vulva ke vulva, mainan seks, ataupun sentuhan alat kelamin sendiri maupun pasangan. Sayangnya, penularan parasit ini sering kali tidak memberikan gejala atau tanda apa pun. Data dari laman Planned Parenthood menyebut hanya 3 dari 10 pengidap trich yang tahu bahwa dirinya sudah terinfeksi.

Baca Juga: Apa Itu Psoriasis Vagina? Berbahayakah?

Gejala trichomoniasis

Mayoritas pengidap trich memang tidak akan memiliki gejala apa-apa, sehingga tidak heran jika populasi sebaran infeksi ini bisa cukup luas tanpa diketahui sumbernya. Kalaupun pengidap tahu ia terinfeksi, kemungkinannya adalah satu bulan setelah parasit itu masuk ke dalam tubuhnya (Layanan Kesehatan Nasional Inggris Raya).

Adapun gejala trich pada perempuan meliputi:

  • keputihan yang tidak normal (kental, cair, atau berwarna kuning kehijauan),
  • keputihan yang lebih banyak dari biasanya (dan mungkin berbau tidak sedap),
  • perih, bengkak, dan gatal di area sekitar vagina; terutama labia atau bibir vagina,
  • vagina berbau tak sedap, terutama setelah mandi atau membersihkan area kemaluan,
  • rasa sakit atau tidak nyaman saat buang air kecil atau melakukan hubungan seksual,
  • muncul luka atau iritasi pada vagina akibat garukan karena rasa gatal,
  • rasa tidak nyaman di area perut bagian bawah, hingga
  • pendarahan di antara menstruasi (spotting).

Sejumlah sumber artikel medis juga menuliskan bahwa kebanyakan perempuan mengetahui mereka mengidap infeksi ini setelah mereka terdiagnosis vaginitis atau iritasi pada vagina ataupun vulva, yang memiliki gejala serupa dengan infeksi trich ini.

Apakah trichomoniasis bisa menyebabkan HIV?

Sekelompok peneliti dari University of Washington pernah melakukan studi observasi di Mombasa, Kenya, terhadap perempuan yang terinfeksi trich. Hasilnya adalah pengidap trich memiliki peningkatan risiko infeksi HIV sebesar 50% dibandingkan dengan mereka yang tidak mengidap trich.

Secara biologis, hubungan hal itu memungkinkan karena beberapa alasan berikut:

  • Infeksi trich menyebabkan inflamasi yang dapat membawa sel CD4 (bagian dari sel kekebalan tubuh yang berperan untuk menghadang infeksi) ke mukosa vagina dan serviks.
  • Trichomona menyebabkan pendarahan mukosa, yang dapat merusak penghalang mekanis tubuh terhadap infeksi HIV.
  • Trich menurunkan kemampuan protein aktif pemercepat penyembukan luka (secretory leukocyte protease inhibitor atau SPLI) untuk meghalangi peletakan virus HIV ke sel-sel tubuh.
  • Trich juga dapat meningkatkan risiko infeksi HIV melalui peningkatan kerentanan tubuh terhadap bakteri vaginosis atau pertumbuhan flora vagina yang tidak normal.

Selain itu, trich juga berpotensi menimbulkan komplikasi kelahiran bayi prematur, kelahiran bayi dengan berat badan yang kurang dari normal, hingga penularan infeksi kepada bayi ketika lahir pada perempuan yang terinfeksi ketika hamil.

Related Articles

Healthy Body
02 May 2019

Hah? Pembalut Expired?

Sebagai cewek yang cerdas, emang sebaiknya kamu harus kritis untuk memastikan hal apapun. Apalagi ya...
Healthy Body
21 Nov 2022

Nafsu Makan Berubah Menjelang dan Saat Menstruasi, Ini Penjelasannya!

Pernah gak sih kamu mengalami perubahan nafsu makan secara mendadak? Misalnya tiba-tiba kamu terus m...
Healthy Body
18 Jan 2020

Yuk, Cek Kondisi Tubuhmu Melalui Warna Darah Menstruasi!

Darah menstruasi yang keluar bisa saja memiliki warna yang bervariasi dari satu siklus ke siklus lai...