Dampak dari Ovulasi yang Dialami Cewek
ask dr laurier

Punya pertanyaan seputar kewanitaan dan Menstruasi?

Dampak dari Ovulasi yang Dialami Cewek

Dampak dari Ovulasi yang Dialami Cewek

09 Jan 2020

Dampak dari Ovulasi yang Dialami Cewek

Girls, saat tubuhmu berovulasi, indung telur akan melepaskan sel telur matang yang siap dibuahi, biasanya sel telur akan “menunggu” 2x 24 jam di dalam rahim, kalau ada sperma yang akan membuahinya. Selama periode ini, tubuhmu akan mengalami hal-hal yang seringkali nggak kamu sadari. Misalnya, payudara terasa kencang dan sensitif, karena pada periode itu, tubuhmu akan menghasilkan hormon reproduksi yang lebih banyak, sehingga menyebabkan kelenjar-kelenjar ASI di dalam payudara membengkak. Bukan cuma itu, Girls, ada beberapa gejala lain yang harus kamu tau, karena hal ini berhubungan dengan persiapan pembuahan, Girls.

  • Cairan vagina berubah menjadi lebih kental dan lengket. Hal ini terjadi untuk menjebak sperma tetap berada di dalam saluran reproduksi, agar meningkatkan risiko pembuahan, kalau terjadi hubungan seksual.
  • Suara menjadi lebih halus dan tinggi. Produksi hormon reproduksi mendorong perempuan menjadi lebih feminin, sehingga menyebabkan perubahan suara, demi menarik perhatian lawan jenis.
  • Butuh waktu berdandan lebih lama. Sebuah penelitian menemukan bahwa pada saat ovulasi, perempuan menghabiskan waktu lebih lama untuk berdandan. Ini adalah dorongan alamiah untuk menarik perhatian lawan jenis.
  • Kulit menjadi lebih indah. Hal ini terjadi karena hormon-hormon reproduksi yang relatif lebih banyak diproduksi pada periode ovulasi.
  • Berpikir lebih logis. Berdasarkan penelitian perilaku ini yang dihubungan dengan masa subur. Kemampuan berpikir logis ini dibutuhkan perempuan untuk menjaga kondisi tubuhnya kalau terjadi pembuahan, agar janin tumbuh sehat.

Nah, sampai sini udah paham kan, Girls? Sebenarnya secara keseluruhan, penampilan perempuan akan jadi lebih menarik pada periode ovulasi. Hal ini disebabkan karena dorongan alamiah yang terjadi saat pembuahan, dimana setelah sel telur matang dilepaskan dari indung telur, Girls. Kalau pun nggak terjadi pembuahan, periode ini bisa kamu manfaatkan menjadi periode untuk menghargai dirimu sendiri.

Ajak teman-teman kamu yang lain baca artikel ini yuk, Girls! Supaya mereka juga bisa mengetahui dampak dari periode ovulasi yang mereka alami!

Related Articles

Healthy Body
19 May 2022

Benarkah Polimenorea Bisa Sebabkan Susah Hamil?

Menurut National Institutes of Health (NIH) siklus menstruasi normal seorang wanita adalah 21-35 har...
Healthy Body
12 Dec 2019

Melawan Insomnia

Kamu sering begadang buat mengerjakan tugas? Kamu harus tau nih, setiap remaja, baik cewek ataupun c...
Healthy Body
11 Jan 2021

Cek Kesehatan Payudara yang Sepenting Kesehatan Reproduksi

Hal yang enggak kalah penting dari kesehatan reproduksi adalah kesehatan payudara. Kamu perlu memper...