Menstruasi Kamu Tidak Teratur? Awas Bahaya PCOS 
ask dr laurier

Punya pertanyaan seputar kewanitaan dan Menstruasi?

Menstruasi Kamu Tidak Teratur? Awas Bahaya PCOS 

Menstruasi Kamu Tidak Teratur? Awas Bahaya PCOS 

21 Oct 2021

Menstruasi Kamu Tidak Teratur? Awas Bahaya PCOS 

Mengalami siklus menstruasi yang gak teratur emang bikin hati jadi risau. Selain pengaruh ke mood, siklus menstruasi yang tidak teratur juga bisa bikin was-was karena ada beberapa penyakit yang bisa mengintai. Kira-kira penyakit apa ya, yang diwaspadai saat menstruasi tidak teratur? Cek informasinya di bawah ini. 

Sindrom Ovarium Polikistik/ Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) 

PCOS atau sindrom ovarium polikistik adalah gangguan hormon yang sering terjadi pada wanita di usia subur. Penderitanya mempunyai kadar hormon androgen atau hormon pria yang berlebihan. Karena hormon tersebut dominan, ovarium atau indung telur menghasilkan gelembung yang berisi cairan sehingga sel telur tidak dapat dilepaskan dengan teratur. 

Hal inilah yang membuat penderita PCOS sering mengalami menstruasi yang tidak teratur hingga mengalami gangguan kesuburan. PCOS pada wanita bisa dilihat sejak pertama kali menstruasi saat remaja atau saat memasuki usia dewasa. 

Penyebab Ovarium Polikistik 

Selain karena hormon androgen yang berlebih, ternyata ada lho beberapa hal yang menyebabkan kamu berpotensi untuk PCOS. Yang pertama adalah genetik. Walau masih dalam penelitian lebih lanjut, PCOS dihubung-hubungkan dengan faktor genetik. Hormon androgen mempunyai fungsi untuk mengendalikan fungsi yang berhubungan dengan kemaskulinan misal, pertumbuhan rambut yang tidak normal. Pada beberapa wanita yang mengalami PCOS, mereka juga merasakan pertumbuhan rambut tidak normal dan jerawat berlebih. Kelebihan hormon ini biasanya terjadi juga pada anggota keluarga yang menderita PCOS. 

Berikutnya adalah kadar insulin. Hormon insulin dalam tubuh berguna untuk menurunkan kadar gula darah. Ketika jumlahnya berlebihan, maka produksi hormon androgen menjadi lebih banyak dan membuat tubuh tidak dapat merespon insulin secara normal. 

Gejala PCOS 

Kamu dapat mengantisipasi dan mengetahui apakah kamu mengalami PCOS dengan melihat gejala berikut : 

  1. Siklus menstruasi yang tidak teratur 
    Gejala paling mudah untuk dilihat adalah siklus menstruasi bulanan. Wanita yang mengalami PCOS biasanya mempunyai siklus menstruasi tidak teratur. Secara normal, siklus menstruasi berada di rentang 21-35 hari dimulai dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi selanjutnya. Jadi, mulai aware dengan siklus menstruasi kamu ya. 

  2. Pertumbuhan rambut tidak normal
    Gejala lainnya yang bisa kamu rasakan adalah pertumbuhan rambut yang tidak normal. Pada wanita, pertumbuhan rambut ini akan muncul di wajah, dagu, dan kumis. Pertumbuhan rambut tidak normal ini dikenal dengan hirsutisme. Sebanyak 70% wanita PCOS mengalami gangguan ini. 

  3. Berjerawat
    Siapa yang sebelum memasuki masa menstruasi suka muncul jerawat di wajah? Yaps! Jerawat seringkali muncul saat memasuki masa menstruasi karena perubahan hormon dalam tubuh. Namun, pada penderita PCOS jerawat juga terjadi di bagian tubuh lainnya seperti di punggung atas dan bagian dada. 

  4. Kulit menggelap
    “Sudah pakai skincare rutin dan jarang keluar rumah, kok kulit mengggelap?” Tanda ini perlu kamu waspadai ya, mengingat gejala PCOS adalah menggelapnya kulit terutama bagian lipatan seperti lipatan leher, selangkangan, dan lipatan payudara, 

  5. Sering sakit kepala
    Gejala lain yang perlu diperhatikan adalah sering mengalami sakit kepala. Jadi, sebaikanya ketika kamu sakit kepala, coba untuk memeriksakan ke dokter ya.

  6. Sulit tidur dan mudah cemas 
    Penderita PCOS juga sering merasakan rasa cemas dan gangguan tidur. 

  7. Adanya tonjolan di bagian lipatan 
    Skin tag adalah tonjolan daging yang tidak ganas yang tumbuh di permukaan kulit. Skin tag biasanya muncul di bagian leher dan ketiak. 

Ketika merasakan gejala-gejala di atas, kamu bisa memeriksakannya ke dokter kandungan apabila ingin mengembalikan siklus menstruasi menjadi normal hingga rencana mempunyai keturunan. 

Mencegah PCOS

Jangan khawatir, PCOS masih bisa dicegah dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Kamu bisa melakukan olahraga secara rutin untuk menjaga berat badan tetap ideal. Kamu juga harus mengurangi mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan lemak dan gulanya. Sesekali boleh, berlebihan jangan, ya. Kamu disarankan perbanyak konsumsi serat untuk membuat kamu tidak sering lapar. Serat juga dianggap baik untuk proses metabolisme dan yang baik untuk pencernaan. 

Pemeriksaan PCOS 

Pemeriksaan PCOS dilakukan dengan pemeriksaan fisik dengan menanyakan riwayat atau gejala yang bisaanya dialami penderita PCOS. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang untuk melihat toleransi tubuh terhadap gula darah, memeriksa kadar hormon androgen, dan kadar kolestrol melalui pengambilan sampel darah. Selain itu, pasien juga akan diminta melakukan USG panggul untuk melihat ketebalan rahim. 

Jika hasil pemeriksaan menunjukan adanya indikasi PCOS, dokter akan memberikan obat-obatan yang mengandung hormon progesteron untuk mengembalikan siklus menstruasi. 


Apakah Wanita PCOS Bisa Hamil?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, PCOS dapat mengganggu kesuburan wanita. Pertanyaannya adalah, apakah wanita PCOS tetap bisa hamil? Jawabannya adalah bisa! Jadi kamu jangan berkecil hati dulu, ya. Walaupun membutuhkan waktu yang lebih lama untuk hamil dibanding wanita tanpa PCOS, namun penderitanya masih bisa untuk hamil. Kamu disarankan untuk melakukan program hamil yang dikonsultasikan dengan dokter. 

Selama program kamu akan disarankan untuk mengubah pola hidup menjadi lebih sehat dan diberikan obat clomipehene citrate atau obat yang bertujuan membantu proses ovulasi. Obat ini akan membuat indung telur menghasilkan sel telur dan melepaskannya untuk proses pembuahan. Penderita yang memiliki PCOS juga akan diberikan suntik hormon. Penderita PCOS juga bisa merencanakan bayi tabung sebagai alternatif untuk memiliki anak. 

 

Nah, itu dia informasi mengenai gangguan ovarium polikistik. Semoga bermanfaat dan stay safe! Semoga wanita yang sedang mengidamkan keturunan, bisa secepatnya memiliki keturunan, ya. 

 

Related Articles

First Timer
29 Aug 2019

Menstruasi Pertama Datang? Nggak Masalah tuh!

Udah jadi rahasia umum kalau setiap cewek pasti akan mengalami menstruasi. Ada yang menjadikan peris...
First Timer
17 Dec 2019

Pilihan Celana Dalam yang Tepat Selama Menstruasi

Girls, sebenarnya nggak ada aturan khusus, tentang jenis celana dalam yang harus kamu gunakan saat m...
First Timer
16 Dec 2019

Kenapa Kram Menstruasi Terjadi?

Girls, kamu harus tau nih, berdasarkan data The American College of Obstetricians and Gynecologists ...