Masturbasi Saat Hamil. Aman Enggak, Sih?
ask dr laurier

Punya pertanyaan seputar kewanitaan dan Menstruasi?

Masturbasi Saat Hamil. Aman Enggak, Sih?

Masturbasi Saat Hamil. Aman Enggak, Sih?

22 Oct 2020

Masturbasi Saat Hamil. Aman Enggak, Sih?

Selalu ada perdebatan membingungkan tentang hal yang boleh dan nggak boleh dilakukan oleh ibu hamil, salah satunya tentang masturbasi. Meski jarang didiskusikan secara terang-terangan, sebenarnya ini tuh termasuk topik yang cukup sering jadi pertanyaan. Banyak yang mencari kepastian soal aman atau nggaknya masturbasi saat hamil untuk menghindari masalah kewanitaan, masalah kesehatan reproduksi, ataupun masalah-masalah tak diinginkan lainnya. Apakah Moms juga penasaran? Yuk, kita cari jawabannya di artikel ini!

Masturbasi Saat Hamil: Emang Ada Manfaatnya?

Hmmm. Kebanyakan dokter sih percaya bahwa masturbasi saat hamil bisa membantu meredakan keluhan kehamilan, seperti mengurangi ketegangan, stres, rasa mual, dan nyeri pada punggung bawah atau panggul. Selain itu, masturbasi juga dianggap bisa jadi solusi alternatif untuk menyalurkan libido atau gairah ibu hamil yang lagi kesulitan berhubungan seks penetrasi secara nyaman. Jadi, masturbasi saat hamil itu pada dasarnya bermanfaat kok!

Berarti Masturbasi Saat Hamil Itu Boleh, Dong?

Kalau bicara tentang boleh atau nggak, sebetulnya boleh-boleh aja. Dengan catatan, Moms harus benar-benar memperhatikan dan menjaga kebersihan supaya nggak mengalami masalah kewanitaan, masalah kesehatan reproduksi, ataupun masalah-masalah lain yang nggak diinginkan. Sebelum melakukan masturbasi, potong dulu kuku jari tangan Moms untuk mencegah timbulnya goresan atau luka di sekitar alat kelamin. Lalu, cucilah tangan dan/atau alat seks yang mau Moms pakai dengan air mengalir serta sabun. 

Apakah Masturbasi Saat Hamil Benar-Benar Aman dan Nggak Membahayakan Kehamilan?

Nah, ini dia bagian pentingnya! Walaupun secara umum masturbasi saat hamil itu bermanfaat dan boleh dilakukan, sebaiknya tetaplah konsultasi dulu dengan dokter kandungan. Tujuannya tentu saja untuk mencegah kemunculan masalah kewanitaan, masalah kesehatan reproduksi, ataupun masalah-masalah lain yang nggak diinginkan. Kalau kehamilannya sehat dan nggak berisiko, seharusnya sih Moms bakal dikasih 'lampu hijau' untuk melakukan masturbasi saat hamil. Namun, dokter biasanya nggak menyarankan atau bahkan akan melarang masturbasi saat hamil jika ada beberapa kondisi berikut:

1. Ibu hamil berisiko tinggi melahirkan secara prematur

2. Ibu hamil terdiagnosa plasenta previa atau inkompetensi serviks

3. Ibu hamil pernah mengalami pendarahan vagina

Gimana, Moms? Semoga sekarang sudah tercerahkan, ya. Intinya, selalu tanyakan dulu ke dokter kandungan supaya Moms bisa lebih yakin dengan aman atau nggaknya melakukan sesuatu saat sedang hamil. Beda kondisi, beda risiko, beda aturan. 

Related Articles

Motherhood
01 Sep 2020

Yuk, Kenalan Lebih Dekat dengan Mastitis!

Pernah mendengar tentang mastitis nggak, Moms? Mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara yan...
Motherhood
01 Feb 2020

Perhatikan Ciri-ciri Pubertas Dini Pada Buah Hati yuk, Moms!

Moms, udah tau kan, transisi dari masa anak-anak ke remaja atau yang lebih dikenal dengan pubertas? ...
Motherhood
25 Jan 2020

Bebas Gerak Tanpa Bengkak

Pas lagi hamil, kaki bengkak pasti mengganggu aktivitas kan, Moms? Memasuki akhir trimester kedua at...