Cara Menghitung Siklus Haid untuk Mengetahui Masa Subur
ask dr laurier

Cara Menghitung Siklus Haid untuk Mengetahui Masa Subur

Cara Menghitung Siklus Haid untuk Mengetahui Masa Subur

13 Nov 2020

Cara Menghitung Siklus Haid untuk Mengetahui Masa Subur

 Kalau Moms dan suami ingin punya buah hati, penting untuk lebih dulu mengatur "strategi". Laurier sarankan, pilihlah waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual supaya kemungkinan terjadinya kehamilan lebih besar. Waktu tepat untuk berhubungan seksual itu biasa disebut dengan masa subur, yaitu masa ketika tubuh Moms sedang melepaskan sel telur. Pada saat itu, potensi kehamilan terbuka lebar jika sel telur tersebut dapat segera bertemu dan dibuahi oleh sperma dari suami Moms. Kalau perlu panduan untuk mengetahui kapan masa subur berlangsung, Moms bisa simak penjelasan dari Laurier berikut dan ikuti langkah-langkahnya!

 Catat Periode Menstruasi

Biasakan diri untuk mencatat tanggal-tanggal menstruasi Moms, ya! Moms bisa mencatatnya dengan menuliskan secara manual, memberi tanda di kalender, atau menggunakan aplikasi khusus pencatat siklus menstruasi yang bisa diunduh secara gratis maupun berbayar di smartphone. Manfaat mencatat tanggal menstruasi – mulai dari kapan menstruasi dimulai hingga kapan menstruasi berakhir – ada banyak. Di antaranya hasil catatan tersebut bisa membantu Moms mengetahui siklus menstruasi, termasuk di dalamnya prediksi kapan menstruasi seharusnya datang lagi dan prediksi kapan masa subur tiba. Dengan kata lain, Moms jadi punya pegangan yang dapat dijadikan pedoman untuk mendeteksi adanya masalah kesehatan reproduksi (jika sewaktu-waktu mulai mengalami telat datang bulan atau menstruasi tidak lancar) sekaligus untuk merencanakan kehamilan.

Pahami Kaitan Siklus Menstruasi dan Masa Subur

Setiap bulan, tubuh perempuan yang berada pada usia produktif seperti Moms akan menghasilkan sel telur. Proses pelepasan sel telur yang juga disebut dengan istilah ovulasi inilah yang dimaksud dengan masa subur itu. Kalau ada pembuahan oleh sperma, sel telur dapat berkembang menjadi calon bayi dan Moms berpotensi hamil. Namun, kalau enggak dibuahi, sel telur akan mati dan dinding rahim yang sudah dipersiapkan sebagai tempat menempelnya sel telur sekaligus tumbuhnya calon bayi akan meluruh. Luruhan dinding rahim yang keluar bersama darah melalui vagina adalah menstruasi yang selama ini kita kenal. Masa subur perempuan jadi berhubungan erat dengan menstruasi karena berarti bisa dihitung atau diperkirakan berdasarkan siklus menstruasi masing-masing. 

Ketahui Cara Menghitung Siklus Haid

Cara menghitung siklus haid yang tepat dan akurat adalah dengan menghitung rentang atau selisih waktu antara hari pertama menstruasi pada suatu bulan hingga hari pertama menstruasi pada bulan berikutnya. Laurier kasih contoh. Misalnya, hari pertama menstruasi Moms di bulan kemarin jatuh pada 7 September dan hari pertama menstruasi Moms di bulan ini jatuh pada 4 Oktober. Siklus menstruasi Moms berarti adalah jumlah hari yang ada setelah tanggal 7 September hingga sebelum 4 Oktober, yaitu 27 hari.

Akan tetapi, siklus menstruasi jangan hanya dihitung sekali atau dalam sebulan saja. Hitung terus siklus menstruasi Moms pada bulan-bulan lain atau bulan-bulan berikutnya (setidaknya selama 6 bulan) untuk mengetahui konsistensi atau tingkat keteraturan dari siklus menstruasi tersebut. Kalau angka yang muncul konsisten, siklus menstruasi Moms termasuk teratur. Kalau angka yang muncul enggak konsisten, siklus menstruasi Moms termasuk tidak teratur. Meski siklus menstruasi normal umumnya adalah 28 hari, siklus menstruasi masih tetap terhitung normal jika variasi ketidakteraturan yang terjadi berkisar antara 21–35 hari.

Ketahui Masa Subur Tubuh

Kalau sudah memahami cara menghitung siklus menstruasi, barulah Moms bisa mengetahui kapan masa subur akan tiba. Masa subur perempuan yang punya siklus menstruasi teratur 28 hari adalah lima hari sebelum ovulasi terjadi (lama sperma dapat bertahan hidup) dan satu hari ketika ovulasi sudah terjadi (lama sel telur dapat bertahan hidup). Karena masa ovulasi biasanya terjadi sekitar 12–14 hari sebelum hari pertama menstruasi berikutnya, artinya masa subur perempuan dengan siklus menstruasi teratur akan berlangsung pada hari ke-10 sampai hari ke-17 setelah hari pertama menstruasi terakhir.

Sementara itu, masa subur perempuan yang punya siklus menstruasi tidak teratur atau berubah-ubah bisa diketahui menggunakan perhitungan sederhana. Pertama, kurangi angka siklus menstruasi terpendek dengan 18 untuk mengetahui kapan hari pertama masa subur. Kemudian, kurangi siklus menstruasi terpanjang dengan 11 untuk mengetahui kapan hari terakhir masa subur. Hasil yang didapat akan menunjukkan keseluruhan masa subur atau rentang waktu terbaik untuk melakukan hubungan seksual jika Moms dan suami menginginkan kehamilan. Supaya lebih jelas, Laurier kasih contoh lagi.

  1. Siklus menstruasi terpendek Moms adalah 25 hari. Maka, hari pertama masa subur akan jatuh pada hari ke-7 (25 dikurang 18) setelah hari pertama menstruasi terakhir.

  2. Siklus menstruasi terpanjang Moms adalah 31 hari. Maka, hari terakhir masa subur akan jatuh pada hari ke-20 (31 dikurang 11) setelah hari pertama menstruasi terakhir.

  3. Simpulannya, masa subur Moms akan berlangsung mulai dari hari ke-7 sampai dengan hari ke–20 setelah hari pertama menstruasi terakhir. 

Sekarang sudah paham belum, Moms? Semoga informasi dari Laurier ini bisa membantu Moms dan suami dalam merencanakan kehamilan, ya. Perlu diingat juga bahwa perhitungan masa subur bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan rencana kehamilan. Tentu akan ada pengaruh-pengaruh lain, terutama soal kesehatan reproduksi dan kesehatan tubuh pada umumnya.

Laurier menyarankan Moms untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi, berolahraga dengan rutin, tidur cukup, serta menjaga kebersihan vagina. Pastikan juga Moms selalu menggunakan pembalut Laurier, merk pembalut yang aman dan beragam pilihan jenisnya, ketika sedang menstruasi. Dengan begitu, Moms bisa terhindar dari masalah kewanitaan ataupun masalah kesehatan lainnya. Kesehatan reproduksi tetap terjaga dan tubuh pun tetap prima saat masa subur tiba!  

Related Articles
Motherhood
25 Jan 2020

Bebas Gerak Tanpa Bengkak

Pas lagi hamil, kaki bengkak pasti mengganggu aktivitas kan, Moms? Memasuki akhir trimester kedua at...
Motherhood
15 Mar 2020

Boleh Nggak sih, Pelihara Kucing Saat Hamil?

Banyak banget berita yang beredar, kalau perempuan yang lagi hamil nggak boleh pelihara, bahkan deka...
Motherhood
19 Sep 2022

Kista Saat Hamil, Berbahaya atau Tidak ya Pada Janin?

Berita kehamilan tentu sangat membahagiakan untukmu dan pasangan. Namun ketika disertai dengan berit...