Kesehatan reproduksi bagi wanita
ask dr laurier

Punya pertanyaan seputar kewanitaan dan Menstruasi?

Pentingnya Kesehatan Reproduksi Buat Cewek

Pentingnya Kesehatan Reproduksi Buat Cewek

14 Nov 2020

Pentingnya Kesehatan Reproduksi Buat Cewek

Kesehatan reproduksi pada wanita merupakan yang hal penting untuk dijaga. Walau kadang sering dilupakan, kamu harus tetap menyimak bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi. Karena ternyata, perempuan lebih rentan terpapar penyakit menular seksual atau penyakit yang menyerang sistem reproduksi, lho! Agar sistem reproduksi perempuan tetap sehat dan tidak gampang terserang penyakit, usahakan lakuin cara-cara di bawah ini. Simak dulu, Girls!

Rajin Membersihkan Organ Wanita

Cara pertama yang dapat kamu lakukan untuk menjaga kesehatan reproduksi wanita rajin mencuci area kewanitaan kamu. Vagina adalah pintu masuk sistem reproduksi di dalam tubuh. Dengan menjaga kebersihan vagina, kita sebagai perempuan telah mengerjakan cara-cara dasar untuk menjaga kesehatan sistem reproduksi perempuan dalam tubuh kamu, Girls! Pastikan vagina kita tidak terlampau lembap. Setelah kita mencuci vagina menggunakan air bersih dari depan ke belakang, pastikan kita juga mengeringkan vagina memakai handuk atau tisu yang lembut sampai kering. Pastikan juga untuk rajin mengganti pakaian sebanyak 2 kali sehari. Gunakan pakaian dalam yang nyaman dan tidak ketat. Dengan begini, vagina kamu bakal tetap bersih, nyaman, dan terhindar dari gangguan atau penyakit yang menyerang organ reproduksi, Girls!

Konsumsi Makanan Sehat dan Bersih

Reproduksi wanita adalah bagian dari tubuh. Sebagai unsur dari tubuh, asupan nutrisi yang baik pun akan berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem reproduksi wanita. Kita sudah sepantasnya mengonsumsi makanan yang berisi nutrisi sebanding dan cocok dengan keperluan kalori kita per hari. Ini dia asupan yang harus dipenuhi untuk tubuh kita, ada protein, lemak sehat, antioksidan, serat, vitamin dan mineral. Kamu mesti mengkonsumsi kacang-kacangan, buah-buahan, sayur-sayuran, susu, telur, daging dan ikan. Di samping itu, pastikan mengonsumsi tidak lebih 8 gelas air putih per hari. Di samping itu, batasi konsumsi kafein kamu, ya! Kira-kira sampai dua cangkir. Dengan cara-cara tersebut, tubuh dan sistem reproduksi tubuh kamu bakal lebih sehat!

Lakukan Seks yang Aman

Sistem reproduksi ialah sistem yang bersangkutan langsung dengan perangkat reproduksi pribadi lain. Aktivitas seksual dapat menambah risiko penularan penyakit seksual yang tidak kita miliki ke dalam tubuh kita juga. Untuk itu, usahakan hindari perilaku seksual yang berisiko ya, Girls!. Pastikan selalu memakai pengaman atau kondom saat bersangkutan seksual agar terhindar dari penyakit menular seksual dan kehamilan yang tidak diinginkan. Di samping itu, pastikan untuk tidak melakukan kegiatan seksual dengan pasangan yang berbeda. Agar risiko tertular dari penyakit seksual tidak meningkat.

Berolahragalah secara rutin dan jauhi pola hidup yang buruk

Sebagai bagian dari tubuh, kita juga dapat menjaga kesehatan reproduksi dengan berolahraga, supaya tubuh tetap fit dan tidak gampang terserang penyakit. Selain itu, olahraga pun digunakan agar tubuh kita terhindar dari obesitas, Girls! Karena obesitas sangat erat kaitannya dengan hormon kesuburan wanita. Obesitas dapat menambah risiko terganggunya ovulasi dan hormon kesuburan wanita. Di samping itu, kamu mesti menghentikan kebiasaan buruk lainnya, seperti merokok. Merokok dapat menyebabkan kualitas sel telur kita terganggu dan rahim kita tidak sehat. Begitu juga dengan konsumsi alkohol yang dapat meningkatkan risiko gangguan ovulasi. Kebiasaan baik yang dapat kamu kerjakan dengan tidur yang cukup, manajemen stress yang baik, ataupun relaksasi. Karena hal-hal tersebut dapat membuat kita lebih bahagia dan dapat menyehatkan sistem reproduksi perempuan.

Periksa secara teratur dengan dokter spesialis

Agar kesehatan dan situasi reproduksi terjaga, pastikan kamu teratur untuk memeriksakan kesehatan sistem reproduksi kita ke dokter spesialis, ya!. Ini akan meminimalisir risiko penyakit menular seksual yang tidak diinginkan. Beberapa jenis pemeriksaan yang dapat kamu tanyakan pada dokter spesialis ialah tes darah lengkap, tes urine, USG, HSG, Pap smear, dan tes penyakit kelamin lainnya.   

Related Articles

Healthy Body
15 Oct 2019

Fakta HPV, Si Pemicu Kanker Serviks

Kamu tau penyakit kanker serviks kan? Udah banyak banget informasi yang menjelaskan kalau kanker ser...
Healthy Body
02 Dec 2019

Kenapa Jerawat Tumbuh di Tubuhku?

Kamu tau nggak sih, menjelang menstruasi akan terjadi perubahan kadar hormon dalam tubuhmu? Ternyata...
Healthy Body
03 May 2019

Kenali 8 Gejala Kista Ovarium

Kamu pasti pernah dengar tentang kista ovarium, kan? Kista ovarium adalah kantong yang ada di dalam ...