Awas, Jangan Percaya Mitos Tentang Pembalut!
ask dr laurier

Punya pertanyaan seputar kewanitaan dan Menstruasi?

Awas, Jangan Percaya Mitos Tentang Pembalut!

Awas, Jangan Percaya Mitos Tentang Pembalut!

28 Aug 2019

Awas, Jangan Percaya Mitos Tentang Pembalut!

Pembalut memang udah jadi kebutuhan dan teman setia para cewek pas menstruasi. Betul banget kan, Girls? Makanya nggak heran deh, benda yang satu ini adalah salah satu benda yang penting dan sering dibahas. Fungsi utama pembalut adalah untuk menyerap darah menstruasi secara optimal, supaya kamu bisa beraktivitas dengan nyaman dan nggak takut tembus. Walaupun terbuat dari bahan yang higienis dan nggak membahayakan, tapi masih ada aja mitos yang beredar tentang pembalut lho. Apa aja sih, mitosnya?

  • Pembalut bisa menyebabkan kanker serviks

Duh, pernyataan yang satu ini salah banget lho, Girls! Kanker serviks atau kanker leher rahim ini 99,7% disebabkan karena HPV (Human Pappiloma Viruses). Virus ini bisa berpindah dari satu orang ke orang lain melalui hubungan seksual.

  • Nggak mencuci pembalut bakal didatangi hantu

Belum bisa dipastikan soal kebenaran mitos yang satu ini. Tapi, menjaga kebersihan itu memang penting, baik pas kamu memakai atau membuang pembalut. Kalau lagi dalam situasi yang nggak memungkinkan untuk mencuci bekas pembalut, pastikan kamu membungkusnya dengan rapat dan rapi sebelum dibuang ke tempat sampah.

  • Pembalut berpewangi bisa bikin darah menstruasi jadi nggak bau

Sebenarnya, aroma darah menstruasi punya bau yang khas karena mengandung sel-sel yang awalnya “hidup”. Tapi kamu harus tau, kalau aroma darah menstruasi itu nggak bakal tercium sama orang lain. Sebaliknya, bahan kimia yang dipakai sebagai pewangi pada pembalut malah berisiko memicu iritasi di area vaginamu.

  • Perekat pembalut bisa menyebabkan keputihan

Keputihan bisa terjadi karena dipicu oleh infeksi yang terjadi di dalam saluran vagina. Fungsi perekat pada pembalut adalah supaya pembalut bisa menempel di celana dalam dan nggak gampang bergeser saat kamu beraktivitas. Pola perekat pembalut berbentuk garis-garis tipis, jadi nggak bakal menutupi semua bagian belakang pembalut, sehingga sirkulasi udara tetap lancar dan area vaginamu bebas lembap.

  • Memakai pembalut pas menstruasi bisa menyebabkan mandul

Pembalut adalah produk yang bisa dipastikan kondisinya steril dan aman sebelum dipakai. Kamu cukup rajin mengganti pembalut minimal empat jam sekali atau pas darah menstruasi yang keluar banyak, supaya area vaginamu tetap bersih dan terhindar dari iritasi atau infeksi. Kemandulan itu bisa terjadi karena berbagai gangguan di organ reproduksimu lho, Girls. So, jangan sampai salah lagi ya!

Kalau mau aman, pastikan pembalut yang kamu pilih memiliki nomor registrasi dari Kementerian Kesehatan RI sebagai bukti standar kesehatan dan dijamin kebersihannya. Nah, mulai sekarang kalau kamu mendengar atau membaca info tentang pembalut, jangan langsung percaya ya, Girls! Bisa jadi itu nggak benar, karena cuma mitos aja. So, lebih baik kamu cari tau dulu lebih lengkap tentang infonya, supaya kamu bisa tau itu mitos atau memang fakta.

Yuk, ajak teman-temanmu untuk baca artikel ini supaya mereka nggak gampang percaya sama mitos tentang pembalut!

Related Articles

First Timer
05 Dec 2019

Haruskah Alami PMS Sebelum Menstruasi?

Girls, sampai saat ini sebenarnya belum dapat dipastikan pemicu utama seorang perempuan mengalami PM...
First Timer
01 Aug 2019

Masa sih, Menstruasi Pertama Itu Pasti Nyeri?

Salah satu topik tentang menstruasi yang sering dibahas para cewek adalah menstruasi pertama yang ka...
First Timer
04 Sep 2019

Jangan Takut Mulai Obrolan Tentang Menstruasi Sama Mama!

Sebagian dari kamu mungkin ada yang susah memulai obrolan tentang menstruasi sama mama. Walaupun kom...