ask dr laurier

Punya pertanyaan seputar kewanitaan dan Menstruasi?

Girls, Tahukah Kamu Beda Ketuban Rembes & Keputihan? Yuk, Cek di Sini!

Girls, Tahukah Kamu Beda Ketuban Rembes & Keputihan? Yuk, Cek di Sini!

23 Feb 2024

Girls, Tahukah Kamu Beda Ketuban Rembes & Keputihan? Yuk, Cek di Sini!

Intensitas cairan

Untuk mengecek cairan yang keluar dari vagina, dokter biasanya meminta untuk mengevaluasi intensitas cairannya. Bagaimana caranya? Kamu diminta memakai pakaian dalam kering dan peri pad. Kemudian, evaluasi apa yang keluar dari vagina selama 30 - 60 menit.

Apabila tidak ada cairan yang keluar, kemungkinan cairan sebelumnya hanyalah keputihan. Akan tetapi, kalau cairannya terus mengalir dari vagina, maka bisa jadi merupakan tanda dari ketuban yang merembes.

Uji kertas lakmus

Supaya lebih mudah dalam membedakan antara ketuban rembes dan keputihan, sebaiknya melakukan pengujian kertas lakmus. Kertas lakmus merupakan kertas khusus yang seringkali digunakan untuk mengecek tingkat keasaman suatu cairan dan biasanya berwarna biru serta merah.

Cara menggunakannya yaitu menaruh cairan yang keluar dari vagina ke kertas lakmus. Biasanya, kertas lakmus akan berubah warna ketika terkena air ketuban. Kalau kamu memakai kertas berwarna merah, maka warnanya akan berubah jadi biru. Tapi, apabila tidak berubah mungkin itu hanya keputihan.

Baca Juga: Kapan Keputihan Akan Datang?

Mulas dan kontraksi ringan

Ketika air ketuban keluar umumnya disertai dengan rasa mulas dan kontraksi ringan—sebagai tanda adanya persalinan dalam waktu dekat. Jika kamu merasakan kondisi ini, sebaiknya segera memakai pembalut untuk mengecek warna dan bau dari cairan.

Kalau warnanya jernih, kuning pucat, dan berbau manis mungkin saja itu adalah cairan ketuban. Berbeda dengan keputihan yang mana tidak berbau sekaligus tidak berwarna—kecuali ada perubahan warna pada keputihan.

Apabila masih ragu dengan cairan yang keluar dari vaginamu, sebaiknya konsultasi dengan dokter obgyn atau bidan, ya. Dokter dan bidan biasanya akan langsung memeriksa kondisimu dan memutuskan apakah akan dilakukan persalinan dalam waktu dekat atau ditunda.

Nah, setelah persalinan, kamu bisa menggunakan Laurier Celana Menstruasi yang memberikan perlindungan penuh untuk extra heavy flow. Laurier Celana Menstruasi memberikan proteksi bebas bocor 360° dan memiliki daya serap 5X lebih banyak dari pembalut malam.

Selain itu, Laurier Celana Menstruasi juga tipis dan selembut celana dalam katun dengan karet pinggang yang nyaman dan fit dengan bentuk badan. Laurier Celana Menstruasi akan membuatmu nyaman dan merasa aman dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Walau sedang heavy flow, banyak bergerak saat mengurus bayi, atau tidur dengan posisi apapun, kamu gak perlu worry bocor!

Jika kamu punya pertanyaan seputar menstruasi, misalnya tanda-tanda keputihan menjelang haid ataupun kesehatan reproduksi, maka bisa bertanya langsung ke Ask dr. Laurier. Semua pertanyaan yang kamu tanyakan akan dijawab oleh dokter obgyn yang sudah berpengalaman. Jadi, jangan sungkan untuk bertanya, ya!

Related Articles

Motherhood
30 Mar 2022

Apakah Benar Ibu Hamil Tidak Boleh Mengonsumsi Sushi?

Saat ini, sushi bukan hanya sekedar makanan khas dari Jepang melainkan sumber protein yang jadi favo...
Motherhood
17 Dec 2020

Manfaat dan Risiko Seks Saat Menstruasi

Banyak yang menabukan atau mungkin takut melakukan hubungan seksual saat menstruasi. Enggak heran ka...
Motherhood
26 Dec 2022

Mual dan Muntah yang Parah saat Hamil. Apakah Berbahaya?

Morning sickness atau mual dan muntah adalah fase yang akan dilalui oleh 8 dari 10 ibu hamil pada tr...