Menstruasi Tiba-tiba Datang Lebih Cepat? Kenapa ya?
ask dr laurier

Punya pertanyaan seputar kewanitaan dan Menstruasi?

Menstruasi Tiba-tiba Datang Lebih Cepat? Kenapa ya?

Menstruasi Tiba-tiba Datang Lebih Cepat? Kenapa ya?

03 Sep 2019

Menstruasi Tiba-tiba Datang Lebih Cepat? Kenapa ya?

Kalau selama ini kamu masih berpikir menstruasi itu dialami cewek cuma sebulan sekali, dan akan terjadi di tanggal yang sama setiap bulannya, berarti kamu salah nih, Girls! Karena sebenarnya menstruasi yang normal akan dialami secara berulang sama seorang cewek sesuai siklusnya masing-masing. Siklus yang dimaksud adalah jarak waktu yang dihitung dari hari pertama menstruasi sampai menstruasi selanjutnya.

Umumnya, rata-rata siklus menstruasi yang normal adalah 21 – 35 hari. Menurut fakta medis, siklus menstruasi juga bisa terjadi cepat atau lebih lambat yaitu setiap 15 – 45 hari. Kalau siklus seorang cewek kurang dari 21 hari berarti bisa terjadi menstruasi dua kali dalam sebulan. Tapi kalau menstruasimu tiba-tiba terjadi terlalu sering daripada biasanya, lebih baik kamu hati-hati ya, karena bisa jadi disebabkan sama beberapa hal seperti di bawah ini, Girls:

  • Proses pertumbuhan

Di usia remaja, siklus menstruasimu belum bisa teratur. Siklus menstruasi yang teratur akan terjadi setelah kamu udah melewati usia 20 tahun, yaitu saat kadar hormon reproduksi di dalam tubuhmu udah seimbang.

  • Lompatan siklus

Saat kamu mengalami menstruasi dua kali dalam sebulan dan cuma terjadi sekali di luar siklus menstruasimu yang teratur, sebenarnya nggak selalu menandakan adanya suatu masalah atau gangguan kesehatan kok. Wajar aja kalau seorang cewek sesekali mengalami lompatan siklus ini, seperti menjadi lebih pendek atau lebih panjang dalam setahun, karena tubuhmu lagi melakukan penyesuaian, Girls.

  • Gangguan kelenjar tiroid

Tiroid adalah kelenjar yang mengatur pembuatan hormon di dalam tubuhmu. Kelenjar ini berbentuk kupu-kupu dan posisinya ada di depan tenggorokan. Siklus menstruasi yang nggak teratur adalah gejala umum yang berhubungan sama fungsi kelenjar tiroid, baik yang bekerja kurang atau terlalu aktif. Selain menstruasi yang terlalu sering, biasanya jenis gangguan ini akan dibarengi sama gejala lain seperti sesak napas, penurunan berat badan atau bahkan lemas. Kalau kamu udah merasakan gejala-gejala itu, lebih baik langsung periksakan diri ke dokter obgyn supaya kamu mendapatkan penanganan yang tepat.

  • Sel padat di rahim

Walaupun jenis pertumbuhan sel padat di rahim nggak bersifat ‘ganas’, tapi hal ini juga bisa memicu terjadinya perdarahan menstruasi yang berat. Selain menstruasi yang terlalu sering, perdarahan yang dialami juga akan sangat banyak. Nggak cuma itu aja, pertumbuhan sel padat di rahim ini biasanya dibarengi sama rasa ingin pipis, nyeri di area pinggang dan pinggul atau rasa kenyang walaupun kamu jarang makan.

Kepekaanmu untuk menilai kondisi tubuhmu dibutuhkan banget nih, Girls! Terutama hal yang berkaitan sama menstruasi. Jadi, kalau kamu mengalami menstruasi yang terlalu cepat dan dibarengi sama gejala lain seperti di atas, lebih baik jangan menunda untuk berkonsultasi dengan dokter ya, supaya kamu bisa mendapatkan informasi yang lebih jelas tentang kondisimu, Girls!

Yuk, share artikel ini ke teman-temanmu supaya mereka tau penyebab dari menstruasinya yang terlalu cepat!

Related Articles

First Timer
09 Dec 2019

Benar Nggak sih, Warna Darah Menstruasi Selalu Merah?

Girls, kalau darah menstruasimu yang keluar berwarna kecokelatan atau kehitaman, pastinya bikin kamu...
First Timer
29 Aug 2019

Kapan Menstruasi Pertamaku Datang?

Emang nggak nyaman sih, kalau kamu belum menstruasi terus mendengar teman-temanmu udah saling bercer...
First Timer
18 Sep 2019

Sehat dan Segar Selama Menstruasi

Girls, sebenarnya menstruasi adalah salah satu hal yang menandakan kalau tubuhmu sehat lho! Selama m...