Menu

Sociolife

laurier menstruasi Tips Mengatur Waktu

Tips Mengatur Waktu

Di usia remaja, ada banyak kesempatan kita mengembangkan diri. Sangat mudah bagi kita terperangkap dalam eforia ikut dalam berbagai kegiatan sampai-sampai justru bingung ngatur waktunya. Tenang... banyak kok teman yang mengalami hal ini. So, saran paling baik adalah belajar mengatur waktu.
 
1. Realistis. Prinsip utama pengaturan waktu adalah bersikap realistis. Mengacu pada kenyataan bahwa sekolah dan ekstrakurikuler di sekolah cenderung menarik diikuti. Tetapi coba hitung baik-baik, berapa waktu yang harus disediakan di luar waktu belajar formalmu untuk semua kegiatan yang mau kamu ikuti? Selain waktu, kamu juga perlu berkomitmen terhadap semua aktivitas itu, tanpa tertinggal mengerjakan tugas dan pekerjaan rumah.
 
2. Gunakan kalender. Kalender adalah medium yang paling tepat untuk mencatat semua jadwal, deadline tugas dan PR, masa ujian dan berbagai aktivitas lain. Kamu boleh pilih menggunakan kalender konvensional yang bisa ditulisin, atau aplikasi kalender di ponselmu, bahkan kalender di Google yang bisa disinkronkan dengan emailmu dan ada remindernya. Jadi tak akan ada yang terlewatkan. Hal lain yang perlu dimasukkan ke dalam kalendermu adalah siklus menstruasi, agar kamu bisa mempersiapkan diri dengan baik, dan tetap nyaman saat beraktivitas.
 
3. Prioritaskan kewajiban. Lebih dulu menyelesaikan kewajiban selalu penting untuk dilakukan, agar kamu kemudian bisa bebas melakukan berbagai kegiatan. Hal yang termasuk kewajiban adalah tugas sekolah, PR dan berbagai tugas rumah. Tidur juga butuh mendapatkan prioritas, karena setelah menyelesaikan kewajiban dan mengikuti berbagai kegiatan, tubuhmu perlu direcharge agar kembali segar, dan tepat prima menjalani masa pertumbuhan.
 
4. Bersantai. Meluangkan waktu agar bisa berelaksasi sangat penting, karena selain tidur, aktivitas relaksasi seperti membaca buku, menonton film, adalah aktivitas yang menyegarkan pikiran sehingga kita bisa bersiap kembali mengikuti berbagai kegiatan.

Tapi girls, jika kamu merasa mulai tidak bisa mengatur jadwalmu, tak ada salahnya mengevaluasi ulang aktivitas pilihanmu itu. Siapa tahu memang ada kegiatan yang dikurangi. Be fair pada diri sendiri ya dear...

Related Articles