Nyeri lambung
Nyeri lambung saat menstruasi, apakah itu normal?, dan bagaimana cara mengatasinya?
Menstruasidr. Laurier
Halo, terima kasih sudah bertanya ke dr.Laurier!
Nyeri perut yang muncul menjelang atau selama menstruasi merupakan kondisi yang umum dialami oleh perempuan. Keluhan ini umumnya disebabkan oleh kontraksi otot rahim dan biasanya akan mereda setelah periode menstruasi selesai. Namun, nyeri tersebut perlu dibedakan dengan nyeri ulu hati atau gangguan pada lambung.
Pada perempuan yang memiliki riwayat penyakit lambung, seperti sering mengalami nyeri ulu hati atau menderita GERD, gejala gangguan lambung dapat kambuh saat menstruasi. Kondisi ini dipengaruhi oleh perubahan aktivitas usus dan sistem pencernaan yang berkaitan dengan siklus menstruasi. Pada sebagian kasus, keluhan dapat disertai dengan perut kembung, mual, muntah, hingga diare, baik sebelum maupun selama menstruasi. Perubahan hormonal serta faktor emosional juga dapat berperan dalam memperberat gejala yang dirasakan.
Untuk itu, buat kamu yang memiliki riwayat gangguan lambung dan sedang menstruasi disarankan untuk menerapkan pola makan small frequent feeding, yaitu mengonsumsi makanan dalam porsi kecil namun sering. Jika diperlukan, penggunaan obat penurun asam lambung yang tersedia secara bebas dapat dipertimbangkan. Namun, penggunaan obat sebaiknya selalu mengikuti petunjuk yang tertera pada kemasan untuk menjaga efektivitas dan keamanannya.
Jika nyeri perut terasa cukup berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, penggunaan obat pereda nyeri yang dibuat khusus untuk nyeri menstruasi dan relatif aman bagi lambung dapat menjadi pilihan. Konsultasi dengan dokter kandungan sangat dianjurkan apabila keluhan nyeri tidak kunjung membaik.
Selain penggunaan obat, terdapat beberapa cara yang dapat membantu meredakan nyeri menstruasi, antara lain:
- Melakukan peregangan ringan (stretching) untuk membantu merelaksasi otot perut.
- Mengompres area perut yang nyeri dengan air hangat untuk mengurangi ketegangan otot.
Apabila keluhan nyeri terjadi berulang atau semakin berat, pemeriksaan lebih lanjut ke dokter kandungan sangat dianjurkan untuk mendapatkan evaluasi dan penanganan yang sesuai dengan kondisi yang dialami. Semoga informasi ini dapat membantu menjawab pertanyaanmu, yaa.
Salam,
dr. Laurier