ask dr laurier

Punya pertanyaan seputar kewanitaan dan Menstruasi?

Yuk, Cari Tau 4 Perubahan Sosial yang Bisa Terjadi Pada Anak!

Yuk, Cari Tau 4 Perubahan Sosial yang Bisa Terjadi Pada Anak!

28 Aug 2019

Yuk, Cari Tau 4 Perubahan Sosial yang Bisa Terjadi Pada Anak!

Moms, setiap anak pasti akan mengalami perubahan menjelang masa remajanya atau sering kita sebut sebagai masa puber. Perubahan ini nggak cuma anak aja yang perlu memahaminya, tapi orangtua juga perlu andil. Pubertas adalah waktu dimana sang anak akan menginggalkan masa kanak-kanaknya dan mulai memasuki usia remaja. Sebagai fase transisi, anak akan mengalami berbagai perubahan baru, mulai dari fisik, emosional sampai perubahan sosial. Perubahan sosial ini nggak jarang bikin sang anak jadi bingung memposisikan dirinya. Moms, pasti nggak mau kan, kalau nanti sang anak terjebak dalam masalah ini? Nah, di bawah ini ada beberapa perubahan sosial yang bisa terjadi pada anak yang perlu kamu tau, Moms. Kira-kira apa aja ya?

  1. Mempertahankan harga diri yang positif

Saat anak mengalami perubahan barunya, ia akan mulai mencari lingkup pergaulan baru untuk meneguhkan identitasnya sebagai anak remaja. Anak akan sangat peduli dan menjaga harga dirinya supaya selalu dipandang positif sama teman-teman seumurannya di masa ini. Kondisi ini terkadang menimbulkan konflik atau keraguan dalam dirinya seperti bingung menentukan mana yang benar dan salah. Kalau hal ini terjadi, justru akan membuat sang anak menciptakan citra negatif ke orang-orang disekitarnya. So, sebagai orang tua yang baik Moms, harus mendampinginya supaya sang anak selalu percaya diri dan punya citra positif di lingkungannya.

  1. Mencari identitas diri

Masa puber bisa dikatakan sebagai masa peralihan yang sering membuat anak bingung dengan jati dirinya. Di masa ini, anak udah nggak mau dianggap anak kecil lagi tapi dia juga belum siap untuk masuk ke dunia orang dewasa. Dukungan Moms, sebagai orangtua saat proses mencari jati diri ini dibutuhkan banget supaya anak bisa cepat dan gampang beradaptasi dengan perubahan sosial yang dialaminya.

  1. Risiko terlibat pergaulan negatif

Banyaknya perubahan sosial yang terjadi dalam hidup sang anak bisa menimbulkan masalah seperti anak yang berusaha melanggar aturan yang selama ini diterapkan sama Moms, untuk mendapatkan kebebasan. Waktu menjelang remaja ini, anak akan selalu mencari sensasi dan pengalaman baru di hidupnya. Kalau Moms, nggak mengawasinya dengan benar, nanti sang anak malah akan mencari pengalaman baru yang negatif seperti merokok, pergi ke tempat clubbing atau bahkan seks bebas. Makanya, lebih baik jangan mengekang sang anak secara berlebihan, karena hal itu bisa membuat anak nekat untuk mencoba hal yang belum pernah ia lakukan, Moms.

  1. Munculnya perasaan tertekan dan depresi

Selain terlibat dalam perilaku negatif, anak yang sedang dalam masa puber juga bisa mengalami depresi atau rasa tertekan lho, Moms! Kondisi ini jangan dianggap sebagai hal yang sepele. Karena saat anak nggak punya seseorang untuk bersandar atau berbagi cerita soal perubahan sosial yang ia alami, bisa saja ia nekat menyakiti dirinya sendiri atau bahkan sampai mencoba untuk bunuh diri. Makanya peran Moms, sebagai orangtua sangat penting untuk mendampinginya saat perubahan sosial terjadi pada anak. Moms, harus memberikan dukungan, perhatian dan kasih sayang sepenuhnya sebagai orang tua supaya anak bisa keluar dari rasa depresi ini. Kalau rasa depresi ini udah nggak bisa ditangani sama Moms, lebih baik bawa sang anak ke psikolog atau psikiater supaya mendapatkan penanganan yang tepat.

Memang nggak mudah untuk mendampingi anak yang sedang mengalami perubahan sosial di lingkungannya Moms, karena setiap anak pasti memiliki karakter dan sifat yang berbeda-beda. Tapi kalau Moms, mau berusaha untuk memberi perhatian, kasih sayang dan menjadi pendengar yang baik saat anak berbagi cerita pasti ia bisa melewati perubahan sosial di masa puber ini dengan baik.

Gimana, Moms? Sekarang jadi tau kan, perubahan sosial apa aja yang mungkin dialami anak selama masa pubernya? Perasaan tulus dari Moms, sebagai orangtua pasti akan tersampaikan dengan baik kepada anak dan membuat anak sepenuhnya percaya kalau ia punya sosok yang bisa diandalkan, Moms!

Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman Moms, supaya mereka tau apa aja perubahan sosial yang dialami anaknya!

Related Articles

Motherhood
10 May 2019

Setelah Lepas Alat Kontrasepsi, Kapan Bisa Hamil Lagi Ya?

Saat ini banyak banget jenis-jenis alat kontrasepsi yang memudahkan perempuan untuk merencanakan keh...
Motherhood
17 Oct 2022

Merencanakan Jenis Kelamin Anak, Apakah Bisa?

Memiliki keturunan memang mimpi banyak pasangan suami istri. Meski begitu, rencana waktu, metode, ju...
Motherhood
22 Sep 2021

Alat Kontrasepsi Ini Aman untuk Ibu Menyusui

Tidak sedikit ibu atau pasangan suami istri sudah kembali melakukan hubungan seks setelah sang istri...