ask dr laurier
Punya pertanyaan seputar kewanitaan dan Menstruasi?

Toksoplasmosis: Penyebab, Gejala, dan Pengaruhnya terhadap Reproduksi Perempuan

Toksoplasmosis: Penyebab, Gejala, dan Pengaruhnya terhadap Reproduksi Perempuan

Author: Tim Edukasi Laurier

27 Jan 2026

Toksoplasmosis: Penyebab, Gejala, dan Pengaruhnya terhadap Reproduksi Perempuan

Toksoplasmosis, yang sering disebut toksoplasma, merupakan penyakit akibat infeksi parasit dan kerap dikaitkan dengan kesuburan. Hal ini  karena penderita toksoplasmosis sering kali dianggap lebih sulit hamil dibandingkan dengan perempuan tanpa infeksi tersebut. 

Tak hanya itu, infeksi parasit ini juga diduga dapat meningkatkan risiko PMDD. Berikut penjelasan lebih lengkapnya.

Toksoplasmosis: Penyebab dan Cara Pencegahannya

Toksoplasmosis adalah penyakit infeksi parasit Toxoplasma gondii. Banyak orang percaya bahwa penyebab utama penyakit ini adalah kucing, sehingga mereka berusaha  menghindarinya, terutama saat sedang menjalani program kehamilan. Namun, kenyataannya ada berbagai penyebab lain yang bisa menjadi sumber penyebaran dari parasit ini, yaitu:

1. Melalui Alat Makan

Penularan dapat terjadi saat menggunakan alat makan yang telah terkontaminasi parasit Toxoplasma gondii. Misalnya, ketika menggunakan alat makan yang bersentuhan dengan daging mentah yang terkontaminasi parasit. Untuk mencegahnya, sebaiknya selalu gunakan alat makan yang telah dicuci bersih terlebih dahulu dan belum bersentuhan dengan makanan lain, khususnya daging mentah.

2. Daging Setengah Matang

Melansir dari situs Food and Drug Administration (FDA), suhu minimal yang disarankan untuk memasak daging adalah 63OC dengan waktu diam selama 3 menit. Ketika daging dimasak pada suhu kurang dari itu, parasit maupun bakteri yang mengontaminasi daging berisiko tidak mati. Jadi, untuk memastikan daging aman untuk dikonsumsi, sebaiknya perhatikan suhu dan tingkat kematangan daging yang akan dikonsumsi.

Baca Juga: Apakah Benar Ibu Hamil Tidak Boleh Mengonsumsi Sushi?

3. Peralatan Masak yang Terkontaminasi

Memasak dengan peralatan yang telah terkontaminasi parasit Toxoplasma gondii juga bisa menyebabkan penyebaran infeksi parasit ini. Misalnya, saat menggunakan pisau atau talenan yang sama untuk memotong daging, kemudian memotong bahan masakan lainnya yang tidak dimasak dengan suhu tinggi. 

Untuk mencegah penularan parasit Toxoplasma gondii saat memasak, sebaiknya gunakan peralatan masak untuk bahan lain terlebih dahulu sebelum mengolah daging. Selain itu, hindari mencuci daging karena cipratan air ketika mencucinya juga bisa menjadi penyebab parasit ini mengontaminasi area maupun peralatan masak di sekitarnya. 

Untuk membersihkan daging, cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan merebusnya sebentar sampai air mendidih dan kemudian langsung buang airnya.

4. Feses Kucing

Kucing memang menjadi salah satu penyebab penyebaran infeksi parasit Toxoplasma gondii. Parasit ini biasanya terdapat pada feses kucing yang terinfeksi setelah memakan hewan pengerat atau hewan lain yang telah terinfeksi. Untuk mencegah penyebaran infeksi parasit, bagi kamu yang memelihara kucing sebaiknya gunakan masker saat membersihkan bak pasir kucing. Setelah itu, jangan lupa untuk langsung mencuci tangan dengan air dan sabun.

5. Tidak Mencuci Tangan Sebelum Makan

Baik makan dengan peralatan makan maupun dengan tangan langsung, mencuci tangan sebelum makan merupakan hal yang sangat penting dilakukan. Sebab, selain karena parasit Toxoplasma gondii, mungkin saja tanganmu sudah terkontaminasi oleh bakteri maupun virus lainnya saat kamu beraktivitas. Jadi, jangan lupa untuk selalu mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum makan.

Gejala dan Komplikasi Toksoplasmosis

Seseorang yang terinfeksi parasit Toxoplasma gondii biasanya menunjukkan beberapa gejala berikut:

  • Demam.
  • Nyeri otot.
  • Sakit kepala.
  • Mudah lelah.
  • Sakit tenggorokan.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.

Baca Juga: Trichomoniasis Dapat Menyebabkan HIV, Benarkah?

Jika sistem imun seseorang kuat, tubuh umumnya dapat melawan  parasit tersebut secara alami. Namun, sistem imun yang lemah bisa menyebabkan dampak yang cukup serius, terutama pada ibu hamil, seperti:

  • Keguguran,
  • Bayi lahir mati (Stillbirth),
  • Gangguan perkembangan janin,
  • Infeksi parasit yang menurun pada anak.

Jika infeksi parasit ditularkan kepada bayi, dampaknya terkadang tidak langsung terlihat, tetapi dapat meningkatkan risiko:

  • Penyakit kuning,
  • Gangguan perkembangan,
  • Gangguan penglihatan, seperti mata yang sensitif cahaya atau kebutaan,
  • Microcephaly (ukuran kepala lebih kecil) atau hydrocephalus (ukuran kepala lebih besar).

Pengaruh Toksoplasmosis pada Kesuburan

Melansir dari hellosehat.com, infeksi parasit Toxoplasma gondii hanya menimbulkan sedikit risiko pada perempuan yang sedang tidak hamil. Jadi, kepercayaan bahwa  memelihara kucing dapat menyebabkan sulit hamil akibat toksoplasmosis tidak sepenuhnya benar.

Tak hanya itu, bagi kamu yang sudah lama memelihara kucing, ternyata secara tidak langsung tubuhmu kemungkinan telah membentuk antibodi untuk melawan infeksi parasit, sehingga risiko terinfeksi akan lebih kecil. Meskipun begitu, jika kamu sedang merencanakan kehamilan, disarankan untuk lebih memerhatikan saat membersihkan kotorannya. Kamu bisa menggunakan masker dan sarung tangan saat melakukannya dan jangan lupa untuk mencuci tangan dengan air dan sabun segera setelah selesai.

Kamu juga bisa melakukan konsultasi di Ask dr. Laurier jika memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai toksoplasmosis maupun seputar kesuburan, terutama jika sedang merencanakan kehamilan. Selain itu, kamu juga bisa bertanya hal lain seputar menstruasi, seperti darah haid keluar sedikit atau terlalu deras, maupun pertanyaan mengenai reproduksi. Semua pertanyaanmu akan dijawab oleh obgyn berpengalaman.

Pengaruh Toksoplasmosis pada PMDD

Selain memengaruhi kehamilan, ternyata toksoplasmosis juga bisa memengaruhi penderita premenstrual dysphoric disorder (PMDD), yaitu gangguan fisik dan psikologis cukup berat yang terjadi sebelum menstruasi. Berdasarkan studi yang dipublikasikan oleh PubMed Central, perempuan dengan PMDD yang juga terinfeksi toksoplasmosis dilaporkan dapat mengalami perasaan kehilangan kendali atau tekanan emosional.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan secara pasti apakah perasaan tersebut disebabkan oleh infeksi parasit Toxoplasma gondii atau karena penyebab lainnya.

Kesimpulan

Toksoplasmosis dapat meningkatkan risiko gangguan kehamilan hingga keguguran jika infeksi terjadi saat kehamilan. Sementara pada perempuan yang sedang tidak hamil, toksoplasmosis dapat menyebabkan munculnya perasaan kehilangan kendali dan tertekan saat menjelang menstruasi, khususnya pada seseorang yang mengalami PMDD.

Untuk mencegah dan mengurangi risiko terinfeksi parasit Toxoplasma gondii, kamu sebaiknya menghindari konsumsi daging setengah matang dan lebih menjaga kebersihan alat makan serta alat masak, dan selalu mencuci tangan sebelum makan maupun setelah melakukan aktivitas yang berkaitan dengan kotoran, seperti membersihkan kotoran kucing. Jadi, kunci utama dari mencegah penularan infeksi parasit Toxoplasmosis gondii adalah menjaga kebersihan.

Selain menjaga kebersihan saat sebelum makan, penting juga bagimu untuk menjaga kebersihan saat sedang menstruasi untuk mencegah berkembangnya bakteri, jamur, maupun parasit di area kewanitaan. Caranya yaitu dengan mengganti pembalut 4 jam sekali dan selalu gunakan pembalut yang tepat.

Kamu bisa menggunakan Laurier Healthy Skin, pembalut pertama yang teruji klinis menjaga kesehatan kulit area kewanitaan. Dengan inovasi baru 3D Pori Bergelombang yang meningkatkan 80% sirkulasi udara, karena permukaan pembalut tidak bersentuhan sepenuhnya dengan kulit area kewanitaan. Laurier Healthy Skin juga memiliki permukaan ekstra lembut yang nyaman di kulit dan aman untuk kulit sensitif, Cegah Lembap, Cegah Iritasi.

Related Articles

29 Mar 2022

Stop Labeling pada Perempuan!

“Ah, perempuan mah sukanya nangis. Ah, perempuan mah lemah.” Berbagai labeling negatif y...
11 Sep 2023

4 Fobia yang Bikin Takut Berhubungan Seksual

Fobia ketinggian, fobia gelap, atau fobia makanan tertentu. Kamu pasti sudah sering mendengarnya, ka...
10 Dec 2019

Sahabat Hobi Curhat

Sebagai sahabat yang baik, mendengarkan sahabatmu curhat adalah hal yang wajib dilakukan lho, Girls....