ask dr laurier

Punya pertanyaan seputar kewanitaan dan Menstruasi?

Yuk, Cari Tahu Hubungan Gula Darah dengan Siklus Menstruasi!

Yuk, Cari Tahu Hubungan Gula Darah dengan Siklus Menstruasi!

14 Nov 2023

Yuk, Cari Tahu Hubungan Gula Darah dengan Siklus Menstruasi!

Girls, tahukah kamu kalau ada banyak perubahan yang terjadi dalam tubuhmu selama menstruasi? Seperti perubahan pada mood, nafsu makan, dan juga pola tidur. Namun, tahukah kamu ternyata menstruasi juga memengaruhi kadar gula darah? Meskipun tidak semua perempuan mengalami perubahan kadar gula darah menjelang dan selama menstruasi, tetapi banyak juga yang mengalaminya. Kenapa bisa begitu ya?

Ternyata memang ada hubungan alur bolak balik antara siklus menstruasi dengan kadar gula darah. Artinya, menstruasi dapat memengaruhi kadar gula darah, tetapi kadar gula yang tinggi pada penderita diabetes juga bisa memengaruhi siklus menstruasi. Nah, untuk lebih jelasnya langsung saja, yuk, kita bahas lebih lanjut!

Baca Juga: Nafsu Makan Berubah Menjelang dan Saat Menstruasi, Ini Penjelasannya!

Pengaruh Diabetes Pada Siklus Menstruasi

Diabetes adalah kondisi ketika kadar gula darah seseorang berada di atas ambang normal. Ada dua jenis diabetes, yaitu diabetes tipe 1 di mana tubuh tidak memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup, dan diabetes tipe 2 di mana terjadi resistensi insulin dalam tubuh, sehingga tubuh kehilangan kemampuan memanfaatkan insulin dengan efektif.

Pada umumnya siklus menstruasi yang terkena pengaruh akibat diabetes hanya terjadi pada penderita diabetes tipe 2. Sementara diabetes tipe 1 sangat jarang mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi, termasuk keterlambatan menstruasi pertama di masa puber.

Namun, risiko pengaruh diabetes terhadap siklus menstruasi tetap bisa terjadi pada penderita diabetes tipe 1 yang mengalami underweight. Itulah mengapa, sangat disarankan bagi penderita diabetes tipe 1 agar selalu memonitor berat badannya berada di ambang batas normal.

Sementara, pada penderita diabetes tipe 2, siklus menstruasi menjadi tidak teratur akibat terjadinya anovulasi. Anovulasi adalah ketika proses ovulasi atau pelepasan sel telur ke saluran tuba pada siklus menstruasi tidak terjadi. Padahal, ovulasi sangat penting dalam proses kehamilan maupun siklus menstruasi yang normal.

Tidak hanya anovulasi saja, seseorang dengan diabetes tipe 2 seringkali mengalami masalah overweight yang meningkatkan risiko terjadinya PCOS (Polycystic Ovarium Syndrome). PCOS adalah gangguan hormon yang terjadi pada perempuan dan menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

Related Articles

Healthy Body
02 Dec 2019

Payudaraku Bisa Berubah Nggak sih?

Proses pertumbuhan payudara adalah hal yang paling menarik perhatian para cewek, benar nggak, Girls?...
Healthy Body
03 May 2019

Kenali 8 Gejala Kista Ovarium

Kamu pasti pernah dengar tentang kista ovarium, kan? Kista ovarium adalah kantong yang ada di dalam ...
Healthy Body
27 Feb 2020

Cek yuk, Apakah Kamu Mengalami Gangguan Pendarahan atau Nggak?

Girls, kamu pernah nggak sih, mengalami aliran darah menstruasimu yang keluar cukup deras dan berkep...