ask dr laurier
Punya pertanyaan seputar kewanitaan dan Menstruasi?

Apa Dampak Hormon Estrogen Tinggi pada Perempuan? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apa Dampak Hormon Estrogen Tinggi pada Perempuan? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Author: Tim Edukasi Laurier

27 Feb 2026

Apa Dampak Hormon Estrogen Tinggi pada Perempuan? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Estrogen merupakan salah satu hormon penting yang berperan dalam mengatur siklus menstruasi. Ketika kadarnya melebihi batas normal, siklus menstruasi dan kesehatan reproduksi secara keseluruhan dapat terganggu. Apa yang menyebabkan kondisi ini? Yuk, cari tahu penyebab serta cara mengatasi hormon estrogen tinggi dalam artikel berikut ini, Girls!

Mengenal Hormon Estrogen

Estrogen adalah hormon yang diproduksi oleh tubuh dan berperan penting dalam kesehatan reproduksi perempuan. Hormon ini lebih dikenal sebagai “hormon perempuan” karena perannya yang membantu mengembangkan dan mempertahankan karakteristik seksual perempuan.

Selain itu, estrogen juga memengaruhi proses biologis lain, termasuk sistem skeletal (rangka) dan sistem kekebalan tubuh. Maka dari itu, memiliki kadar estrogen yang terlalu tinggi atau terlalu rendah tidak hanya dapat mengganggu siklus menstruasi, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit tertentu.

Faktor Penyebab Hormon Estrogen Tinggi pada Perempuan

Umumnya, kadar estrogen pada perempuan berfluktuasi sepanjang hidup dan bergantung pada fase kehidupan yang sedang dijalani. Masa pubertas dan fase ovulasi merupakan kondisi ketika kadar hormon estrogen cenderung lebih tinggi dari normal. Selain faktor alami tersebut, beberapa hal berikut juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan kadar estrogen pada perempuan:

  • Mengalami stres
  • Mengalami peningkatan lemak tubuh
  • Mengonsumsi obat tertentu, misalnya kontrasepsi hormonal
  • Mengonsumsi alkohol terlalu sering atau dengan kadar berlebihan
  • Terpapar bahan kimia sintetis yang bertindak seperti estrogen (xenoestrogen)

Gejala dan Dampak Hormon Estrogen Tinggi pada Perempuan

Kadar estrogen yang tinggi pada perempuan dapat ditandai dengan menstruasi tidak teratur, pembengkakan dan nyeri pada payudara, perubahan suasana hati, perasaan depresi atau cemas, penurunan gairah seksual, kenaikan berat badan (terutama di area pinggul dan pinggang), rambut rontok, serta kelelahan atau insomnia.

Jika kadar estrogen tinggi terjadi secara konsisten dalam jangka waktu yang lama, dampaknya adalah peningkatan risiko terhadap:

  • Payudara fibrokistik. Peningkatan kadar estrogen dapat menyebabkan payudara fibrokistik, yaitu kondisi di mana jaringan payudara menjadi berbenjol atau memiliki kista, sehingga payudara terasa lebih sensitif.
  • Hiperplasia endometrium. Kadar estrogen yang tinggi dapat membantu pertumbuhan lapisan endometrium, sehingga lapisan tersebut menjadi terlalu tebal dan menyebabkan gangguan pada menstruasi
  • Kanker. Meski kemungkinannya relatif kecil, kadar estrogen yang tinggi dapat meningkatkan risiko kanker, terutama kanker rahim, ovarium, dan payudara. Hal ini disebabkan oleh hormon estrogen yang merangsang pertumbuhan sel, sehingga sel kanker dapat tumbuh dan menyebar lebih cepat. 
  • Penyakit lainnya. Selain komplikasi yang berhubungan dengan alat reproduksi, hormon estrogen yang tinggi juga mungkin menyebabkan stroke, tekanan darah tinggi, hipokalsemia (kadar kalsium yang rendah), penyakit jantung, resistensi insulin, ataupun demensia. Namun, risiko komplikasi ini hanya terjadi apabila hormon estrogen tinggi terjadi secara konsisten dalam jangka waktu yang lama.

Cara Menangani Hormon Estrogen Tinggi

Berdasarkan penjelasan di atas, faktor eksternal merupakan penyebab terkuat yang dapat meningkatkan kadar hormon estrogen pada perempuan. Oleh karena itu, perawatan yang direkomendasikan untuk menangani kondisi ini akan bergantung pada penyebab utama tingginya kadar estrogen.

Dokter mungkin akan merekomendasikan beberapa penyesuaian gaya hidup, seperti:

  • Mengurangi persentase lemak tubuh. Mengurangi persentase lemak tubuh akan ikut mengurangi kadar estrogen, sebab, jaringan lemak dapat melepaskan estrogen. Perempuan dengan estrogen tinggi juga bisa berkonsultasi dengan ahli gizi tentang cara aman untuk mengurangi persentase lemak tubuh sambil mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.
  • Mengurangi stres. Ketika stres, tubuh akan memproduksi hormon kortisol sebagai respons terhadap situasi tersebut. Di sisi lain, hal ini dapat menguras kemampuan tubuh dalam memproduksi progesteron, sehingga estrogen di tubuh menjadi tidak terkendali. 
  • Membatasi atau menghentikan konsumsi alkohol. Menghindari atau mengurangi jumlah konsumsi alkohol juga dapat membantu hati memecah estrogen, sehingga jumlah kadarnya akan menurun.
  • Mengurangi paparan xenoestrogen sintetis. Xenoestrogen sintetis adalah bahan kimia sintetis yang meniru efek estrogen. Zat ini dapat ditemukan dalam beberapa jenis plastik, produk pembersih, sabun, dan sampo. Mengurangi paparan xenoestrogen sintetis dapat dilakukan dengan cara menghindari pestisida yang mengandung xenoestrogen, memilih makanan organik alami, dan mengonsumsi produk daging tanpa hormon, membeli barang dalam kemasan baja dan kaca.

Kesimpulan

Kadar hormon estrogen pada perempuan dapat meningkat pada fase tertentu dalam kehidupan. Namun di luar itu, faktor eksternal seperti mengonsumsi obat tertentu, mengalami peningkatan lemak tubuh, mengalami stres, mengonsumsi alkohol terlalu sering atau berlebihan, serta terpapar bahan kimia sintetis juga dapat meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan menstruasi yang tidak teratur, nyeri payudara, perubahan mood, penurunan gairah seksual, kenaikan berat badan (terutama di sekitar pinggul dan pinggang), rambut rontok, serta kelelahan atau insomnia. Hormon estrogen yang tinggi juga mungkin menyebabkan komplikasi, seperti payudara fibrokistik, hiperplasia endometrium, kanker, dan penyakit lainnya, jika terjadi secara konsisten dalam jangka waktu yang lama.

Untuk menangani hormon estrogen tinggi, dokter akan merekomendasikan perubahan gaya hidup atau mungkin akan meresepkan obat-obatan tertentu.

Saat kamu mengalami menstruasi yang lebih berat atau lebih panjang dari biasanya, kamu bisa menggunakan Laurier Celana Menstruasi yang memiliki daya serap 5x lebih banyak dari pembalut malam dan memberikan proteksi bebas bocor 360° dari segala sisi hingga pinggul, sehingga kamu bisa ZERO khawatir BOCOR meskipun menstruasi sedang deras-derasnya.

Pembalut celana ini juga slim dan soft seperti celana dalam katun dengan karet pinggang yang nyaman dan fit dengan bentuk badan. Tersedia dalam 3 varian ukuran, yaitu S-M, M-XL, dan XXL yang Xtra besar, Xtra aman, dan Xtra nyaman. Laurier Celana Menstruasi, memberikan perlindungan maksimal untuk extra heavy flow, nyaman dan ZERO khawatir BOCOR di semua momen ekstra.

Jika memiliki pertanyaan seputar kesehatan reproduksi, seperti fluktuasi hormon estrogen, kamu bisa berkonsultasi melalui Ask dr. Laurier. Semua pertanyaan kamu tentang menstruasi dan sistem reproduksi akan dijawab oleh dokter obgyn berpengalaman.

Related Articles

27 Jun 2019

Kenapa Bisa Muncul Stretch Marks?

Garis-garis cokelat atau kemerahan pada kulit di bagian tubuh tertentu, dikenal sebagai stretch mark...
10 Jan 2020

Yuk, Pastikan Kesehatan Payudaramu dengan Gerakan SADARI!

Girls, kamu tau nggak, kalau sebenarnya ada gerakan untuk mencegah kanker payudara lho, yaitu dengan...
10 Jan 2020

Tips Simple Cegah Infeksi Saluran Kemih!

Kamu pernah nggak, Girls, mengalami sering buang air kecil? Hal ini pastinya bikin kamu nggak nyaman...