PMS Bukan Penyakit!
ask dr laurier

Punya pertanyaan seputar kewanitaan dan Menstruasi?

PMS Bukan Penyakit!

PMS Bukan Penyakit!

07 Oct 2019

PMS Bukan Penyakit!

Pre-Menstrual Syndrome atau gejala sebelum menstruasi adalah berbagai gangguan yang dialami cewek setiap kali menjelang menstruasinya. Kamu pasti udah paham sama hal itu kan, Girls? Sampai sekarang udah tercatat bermacam-macam gejala PMS, tapi yang paling umum adalah nyeri perut, perubahan nafsu makan, moody, kulit berminyak, muncul jerawat, dan badan yang terasa lemas. Gejala PMS yang relatif berat adalah rasa lelah, migrain bahkan bisa bikin cewek sampai pingsan.

Para ahli kesehatan menyimpulkan kalau gejala-gejala itu berkaitan erat sama kadar hormon reproduksi yang lagi naik turun menjelang menstruasi. Jadi, sebenarnya PMS ini bukan suatu penyakit ya, Girls! Makanya nggak bisa diobati sampai benar-benar hilang, karena memang akan selalu berulang setiap kali kamu menstruasi. Walaupun begitu, gejala PMS bisa diatasi supaya nggak berlangsung lama dan mengganggumu. Caranya juga nggak harus selalu mengonsumsi obat lho, kamu bisa mulai dengan memperbaiki pola hidup sehatmu seperti di bawah ini:

  • Menghindari kafein

Kopi, teh, dan minuman berkarbonasi termasuk yang mengandung kafein. Para ahli juga menyarankan supaya para perempuan menghindari minuman beralkohol dan mengonsumsi makanan atau minuman yang kadar gulanya tinggi.

  • Tidur yang nggak berlebihan

Secara medis, tidur memang termasuk salah satu cara menjaga stamina tubuh supaya tetap baik. Tapi kamu tau nggak sih, kalau kamu memastikan tidurmu nggak berlebihan menjelang menstruasi, maka hal itu bisa mencegah terjadinya PMS lho! The American Journal of Psychiatry pernah merilis sebuah artikel yang menjelaskan kalau jam tidur yang pas adalah tujuh sampai delapan jam sehari, maka bisa mengurangi mood swing menjelang menstruasi.

  • Nutrisi yang tepat

Menjelang menstruasi, para cewek disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti kentang, jagung, kacang polong, gandum dan jenis olahannya. Menurut para peneliti, mengonsumsi karbohidrat kompleks dalam jumlah banyak akan memicu produksi serotonin di dalam tubuhmu. Sehingga bisa menekan perubahan emosi dan menurunkan selera makan akibat dari peningkatan hormon reproduksi.

  • Berolahraga

Setiap kali berolahraga, tubuhmu akan memproduksi lebih banyak hormon endorfin daripada biasanya. Sehingga kesehatan jantung akan terjaga dan aliran darah nggak terhambat. Jenis olahraga yang disarankan adalah aerobik atau jogging. So, dengan berolahraga kamu bisa bebas dari sakit kepala, lemas dan mood swing, Girls!

Kalau kamu lagi merasakan gejala PMS, jangan diam aja tanpa berusaha mengatasinya ya, karena malah bisa bikin aktivitasmu jadi terganggu. Hmm...kamu nggak mau kan, hal itu terjadi? Makanya, mulai sekarang coba terapkan pola hidup sehat seperti di atas yuk, supaya kamu bisa mengatasi gejala-gejala PMS menjelang menstruasi! So, kamu bisa bebas beraktivitas deh!

Ajak teman-temanmu untuk baca artikel ini yuk, supaya mereka juga tau info ini!

Related Articles

First Timer
12 Nov 2021

Obat yang Bisa Dikonsumsi Saat Menstruasi Tidak Teratur

Hai, girls! Menstruasi jadi salah satu kodrat wanita karena secara normal, wanita akan mengalami men...
First Timer
14 Jan 2022

Menstruasi Sebulan Dua Kali? Normalkah?

Bagi wanita yang sudah aktif dan matang alat reproduksinya, akan mengalami siklus menstruasi setiap ...
First Timer
21 Aug 2019

Yuk, Cari Pembalut yang Pas Buatmu!

Maxi, mini, slim, overnight, heavy flow, regular, wings. Wah, banyak banget jenis pembalut yang bisa...