Menu

Sex

menstruasi Waspadai Ruam Pembalut

Waspadai Ruam Pembalut

Selalu diserang rasa gatal di area organ genital saat menstruasi? Jangan buru-buru salahkan pembalut. Sebenarnya kondisi ini, nyaris mirip kondisi yang dialami adik bayi karena sering pipis. Loh kok bisa?

Gatal-gatal, yang biasanya disertai kulit kemerahan membentuk ruam, dapat dialami saat kita mengalami perdarahan menstruasi yang sangat banyak, atau dikenal sebagai heavy flow. Kondisi ini terjadi karena pembalut menyerap terlalu banyak darah, lembap dan basah, dan terlalu lama bergesekan dengan kulit sehingga memicu iritasi. Kulit yang teriritasi ini sangat "lezat" bagi bakteri untuk bersarang, sehingga terjadi infeksi, dan kita mengalami gatal-gatal.

Agar hal ini tidak terjadi, sebaiknya menjaga agar kondisi di area vagina itu tetap kering. Caranya:

  1. Ganti pembalut.
  2. Setiap akan mengganti pembalut, atau setelah BAB dan pipis, pastikan membersihkan area kulit di sekitar vagina dengan air bersih yang mengalir, dan keringkan area kulit, hingga benar-benar kering.

Namun jika sudah mengalami ruam, tak perlu cemas, lakukan saja:

  • Olesi salep antiseptik di atas area kulit yang mengalami ruam, setiap kali setelah mandi dan sebelum tidur. Langkah ini akan membuat ruam cepat sembuh dan menghindari terjadinya iritasi lanjutan.
  • Jika kondisi ruam dan iritasi tidak membaik setelah menggunakan salep antiseptik selama 3 hari berturut-turut, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter. Biasanya dokter akan meresepkan sejenis bedak tabur yang dapat menjaga kulit di area itu selalu kering.

Sudah tahu kan sekarang girls, kenapa kita sering banget diingetin untuk mengganti pembalut sering-sering saat menstruasi. Ya biar gak kejadian seperti ini. Jangan lalai lagi yaaa...

Related Articles