Menu

Sociolife

Tas Ransel VS Nyeri Punggung

Tas ransel udah jadi pilihan paling oke ketika akan beraktivitas atau sekolah. Alasannya karena ransel punya ruang cukup luas yang bisa memuat semua barang bawaan mulai dari buku pelajaran, tempat pensil, emergency kit, gadget, baju olahraga, sepatu, hmm… pokoknya banyak deh. Daaan... kita lebih bebas bergerak, karena si ransel nempel di punggung.

Tapi, nyadar gak saking banyaknya isi tas kita itu, kita jadi gak merhatiin beratnya? Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pusat Kesehatan Anak dan Remaja, di USA menemukan bahwa kebanyakan remaja membawa ransel seberat 20-25% dari berat badan mereka. Padahal mestinya, berdasarkan medis, sebaiknya kita tidak membawa beban lebih dari 15-20% dari berat badan.

Akibat ransel yang overweight, secara gak sadar kita cenderung membungkuk agar dapat menahan beban itu. Hal ini ternyata menimbulkan trauma ringan yang berulang pada punggung, leher, dan bahu. Itulah sebabnya mengapa banyak dari remaja, juga orang dewasa seringkali mengeluh nyeri pada bagian tubuh tersebut.

Tapi tenang girls, ransel masih aman kok digunakan jika kita tahu menyiasatinya. Here are some tips for safety backpacks:

  • Pilih ransel berbahan ringan; hindari ransel berbahan kulit.
  • Sebaiknya tali bahu pada ransel cukup lebar dan memiliki bantalan empukpada punggung
  • Atur agar benda yang paling berat, berada dekat dengan punggung
  • Gunakan tali ransel pada kedua bahu
  • Bawalah barang yang benar-benar diperlukan; biar gak bingung, buat check list untuk mengontrol barang bawaan
  • Sesuaikan kekencangan tali agar nyaman; jangan terlalu longgar atau sempit

Enjoy your safety backpack… byebye back pain!

Related Articles