Menu

Reproductive Health

Tak Perlu Panik Jika Darah Menstruasi Terlihat Membeku

Setelah mengalami menstruasi bertahun-tahun, bukan berarti di usia produktif kita telah melihat segala hal tentang menstruasi. Ada kalanya kita masih saja terkejut ketika melihat darah menstruasi berupa gumpalan-gumpalan, berwujud seperti jel berwarna merah gelap. Padahal biasanya cairan menstruasi kita lebih mirip darah biasa. Penasaran apa yang menyebabkan hal ini terjadi?

Mengapa terbentuk gumpalan darah?
Menstruasi pada dasarnya adalah proses pembersihan rahim. Jadi selain darah, cairan menstruasi juga mengandung selaput dinding dalam rahim yang memang harus dikeluarkan. Seringkali selaput dinding rahim itu tidak dapat diurai sehingga terdorong ke luar tubuh dalam bentuk gumpalan-gumpalan besar. Warnanya cenderung merah gelap, dan seringkali dialami bersama perdarahan berat.

Apakah semua perempuan mengalami hal ini?
Tidak semua, sangat tergantung pada kondisi tubuh masing-masing. Namun rata-rata akan menemukan serpihan-serpihan padat mirip jel yang tidak terlalu besar ketika darah menstruasi mengalir deras.

Berbahayakah kondisi ini?
Umumnya tidak berbahaya. Tetapi jika berlangsung terus-menerus dalam jumlah banyak dan gumpalan darahnya terlihat relatif besar, sebaiknya diperiksakan ke dokter, karena mengindikasikan terjadinya gangguan pada rahim.  Terutama jika gumpalan darah keluar disertai rasa lelah, atau nyeri.

Related Articles