Menu

Sociolife

laurier menstruasi Saat Orang Tua Berpisah 0

Saat Orang Tua Berpisah

Orang tua memberitahukan bahwa mereka memutuskan untuk bercerai? Entah sudah terduga atau belum, pemberitahuan sejenis ini selalu menjadi moment yang menyentak. Tak jarang di usia kita ini, kita menyalahkan diri karena menyangka bahwa kitalah penyebab perceraian ortu. Tetapi penting untuk diingat bahwa ini sama sekali bukan kesalahan kita. Perceraian terjadi karena ada masalah di antara orang tua. 

Ada berbagai emosi yang muncul seketika mendapatkan berita perceraian dari ortu: 

  • Kaget - tidak menyangka ortu bercerai
  • Marah - kesal pada ortu atau situasi yang tidak menyenangkan
  • Sedih
  • Bersalah - merasa menjadi penyebab ortu bercerai
  • Panik - siapa yang mengurusmu nanti?
  • Takut - cemas kehilangan salah satu orang tua
  • Malu - tidak ingin orang lain tahu ada hal yang berubah dalam keluarga
  • Kesepian - sepertinya tidak ada yang mengerti kita, atau situasi yang kita alami

Lalu, apa yang baiknya dilakukan biar kondisi ini gak berlarut-larut kita alami?

  • Tetap berkegiatan seperti biasa: seringkali perceraian orang tua membuat kita merasa perlu lebih memerhatikan kondisi orang tua, dan tidak lagi beraktivitas secara normal. Tidak benar nih. Tetaplah berkegiatan seperti biasa, lakukanlah hal-hal yang menjadi hobi kita. Jika butuh dukungan, maka ada teman-teman, keluarga besar atau orang dewasa lain yang bisa  dipercaya. Jika suasana rumah cenderung tegang, bertanyalah pada orang tua apakah sementara waktu kita bisa menginap di rumah saudara atau teman?
  • Jangan berpihak: perceraian yang terjadi adalah antara orang tua, jadi kita tidak perlu ikut terlibat. Jika ada salah satu dari orang tua meminta kita berpihak, jelaskan bahwa kita tidak ingin membuat salah satu di antara mereka sedih.
  • Berkoordinasi: bisa jadi tidak mudah mengatur siapa yang terlibat dalam kegiatan kita; ayah atau ibu. Bisa saja ayah atau ibu tidak nyaman jika berada bersama di suatu tempat bersamaan. Bertanyalah pada mereka agar situasi tetap menyenangkan untuk kita juga mereka.
  • Tetap berhubungan: jika harus tinggal di rumah ibu, maka situasi ini tentunya berat bagi ayah. Atau jika ayah mengajak kita berlibur, maka ibu tentu kangen pada kita. Agar situasinya lebih baik, tetaplah berkomunikasi dengan mereka. Bikin chat group keluarga. Ayah - ibu bisa jadi telah berpisah, tetapi bagi mereka kita tetaplah anak yang perlu diperhatikan. So, keep in touch to each other.
  • Jangan mencemaskan masa depan: berterusteranglah pada ortu, Mereka perlu tahu kecemasan kita tentang masa depan, sehingga mereka merumuskan solusi untuk menyiasati hal ini.

Akhirnya, fokuskan perhatian pada hal-hal positif: Perceraian orang tua terjadi karena ayah dan ibu tidak lagi bahagia bersama. Jika berpisah membuat mereka masing-masing lebih bahagia, bahkan bisa punya waktu lebih banyak denganmu. Kamu juga akan terbentuk lebih mandiri dengan kondisi ini, sehingga lebih siap menghadapi kehidupan kelak. 

Related Articles