Menu

Sex

menstruasi QA tentang Darah Menstruasi

QA tentang Darah Menstruasi

Volume, kepadatan dan warna darah menstruasi seringkali berubah. Beberapa kondisi malah membuat kita cemas dan menghubungkannya dengan kesehatan kita. Tapi perlukah dicemaskan? Agar tak selalu bertanya-tanya, pelajari dengan cermat beberapa kondisi ini:

Mengapa darah menstruasi kadang merah, kadang kecokelatan?
Darah menstruasi yang langsung keluar dari rahim, biasanya berwarna lebih cerah. Sedangkan darah yang tertahan lebih lama di dalam saluran vagina, karena menempel pada dinding saluran vagina, terlihat lebih gelap, atau kecokelatan.
 
Tiba-tiba darah menstruasi menderas, ini pertanda sakit?
Saat otot perut berkontraksi sangat intens, darah menstruasi bisa saja terdorong keluar dari rahim hingga bersih. Di sisi lain, bisa saja terjadi karena tubuh sedang tidak fit, atau karena perubahan pola hidup; kelelahan, kurang tidur malam, atau karena stres karena masalah tertentu.

Mengapa ada bercak-bercak sebelum menstruasi?
Hal ini sangat wajar terjadi, karena sebelum otot perut berkontraksi sangat intens, dan mendorong seluruh darah menstruasi keluar dari rahim, telah terjadi kontraksi otot perut yang mendorong sedikit darah keluar. Ketika sampai ke luar tubuh, terlihat sebagai bercak-bercak darah. Hal ini sebenarnya tidak perlu dicemaskan, tetapi jika disertai gejala lain, seperti nyeri atau aroma tak sedap sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Mengapa ada gumpalan saat darah menstruasi keluar?
Ketika mengalami menstruasi, yang dikeluarkan dari dalam rahim tidak hanya berupa darah segar, melainkan juga selaput diniding dalam rahim. Lapisan ini seringkali tidak hancur ketika dikeluarkan dari dalam rahim, sehingga terlihat seperti gumpalan atau jeli, berwarna kecokelatan hingga kehitaman.

Jadi jika mengalami hal-hal seperti di atas, jangan panik lagi ya girls. Tetapi jika ada masalah lain yang belum terjawab, jangan ragu bertanya pada dr. Laurier ya.

Related Articles