Menu

Sex

Perlu Ganti Pembalut Setiap Habis Pipis?

Sekalipun telah beberapa saat mengalami menstruasi, cewek senantiasa tidak nyaman. Terasa lembap, akibat cairan menstruasi, keringat, dan terasa menjadi-jadi setiap kali setelah pipis. Pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah perlu setiap kali pipis pembalut diganti? Mengingat sensasi lembap yang terasa meningkat saat itu?

Tidak perlu. Dari sisi medis, cewek disarankan hanya mengganti pembalut setiap 4 jam, bukan setiap kali setelah pipis. Batasan waktu 4 jam dipastikan sebagai batas waktu perubahan sifat flora kulit, bakteri, virus dan jamur yang semula baik menjadi bersifat patogen (merusak kulit).

Kuncinya adalah memastikan agar pembalut tidak lembap. Jadi tidak perlu selalu diganti, agar kulit disekitar area genital tetap bersih dan tidak lembap setiap kali setelah pipis.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah menjaga kebersihan setelah pipis.

  1. Bersihkan area kulit sekitar vagina hanya dengan air bersih. Jika tidak ada air, dapat menggunakan tisyu basah yang mengandung antisepstik, hanya untuk membersihkan area luar kulit.
  2. Arah gerakan membersihkan yang benar adalah dari depan ke belakang. Jangan membersihkan dari belakang ke depan, karena berisiko memindahkan kotoran atau saluran pembuangan ke arah vagina, yang berisiko memicu infeksi di saluran vagina
  3. Setiap kali setelah dibersihkan dengan air atau tisyu basah, keringkan area kulit di sekitar vagina itu hingga benar-benar kering, sehingga tidak menyebabkan kelembapan, setelah kembali bersentuhan dengan pembalut

Dengan kata lain, jika kamu pipis nyaris setiap 4 jam, silakan saja ganti pembalut. Tetapi tidak perlu selalu diganti setiap kali pipis. Karena bisa saja belum banyak darah menstruasi yang keluar.

Related Articles