Menu

Latest Research

Pengobatan Asma Memengaruhi Kesuburan

Perempuan yang mengidap asma, dan menggunakan obat pereda asma, instan, diketahui mengalami risiko kesulitan hamil, dibandingkan perempuan yang menjalani metode pengobatan asma jangka panjang atau tidak pernah menggunakan jenis obat tersebut. Demikian disebutkan dalam laporan penelitian para ahli dari University of Adelaide, Australia.

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam the European Respiratory Journal, dan ditulis oleh Dr Luke Grzeskowiak dari pusat penelitian Robinson di the University of Adelaide's menguraikan bahwa beberapa peneltian terdahulu telah dilakukan untuk memahami dampak asma terhadap kesuburan perempuan, tetapi belum ada yang menelaah dampak penggunaan obat asma terhadap kesuburan. Padahal menurut Dr. Luke, hal ini penting karena ibu hamil pengidap asma memapari janin dengan obat-obatan itu.

Para peneliti kemudian mengamati data yang diambil dari the international Screening for Pregnancy Endpoints atau dikenal dengan nama SCOPE study, yang terdiri dari himpunan 5600 data ibu yang sedang hamil anak pertama mereka, dan berada di trimester pertama kehamilan (usia kandungan 1-3 bulan).

10% responden diketahui mengidap asma, dan diketahui mereka butuh waktu lebih lama mengalami pembuahan dan hamil, dibandingkan yang tidak asma. Kemudian para peneliti memilah responden tersebut berdasarkan metode pengobatan asma; dan didapatkan fakta bahwa ibu yang menjalani metode pengobatan asma jangka panjang dan ibu yang tidak mengidap asma

Sebaliknya ibu hamil yang menggunakan pereda asma instan membutuhkan waktu lebih lama 20% untuk mengalami pembuahan dan hamil dibandingkan rata-rata; 30% di antaranya membutuhkan waktu lebih dari 1 tahun untuk hamil. Hasil ini tetap sama, setelah para peneliti menggunakan faktor lain yang memengaruhi kesuburan, seperti usia dan berat badan.

Berdasarkan hasil penelitian ini Dr Luke Grzeskowiak menyarankan agar sebelum memulai program pembuahan, para ibu pengidap asma lebih dulu berupaya mengendalikan kondisi asma. Sehingga proses pembuahan berlangsung baik.

Related Articles