Menu

Sex

Pemicu Aroma Khas Darah Menstruasi

Aroma darah menstruasi berbeda dari darah biasa? Benar! Bukan karena itu darah kotor. Melainkan karena darah menstruasi bukan hanya darah biasa. Lalu, apakah sebenarnya darah menstruasi itu?

  1. Cairan menstruasi sebenarnya bukan hanya darah, melainkan campuran antara darah, lendir dan selaput yang semula terbentuk di dinding rahim sebelah dalam. Inilah yang menyebabkan aroma darah menstruasi menjadi sangat khas. Karena sebelumnya merupakan sel hidup yang tumbuh.
  2. Saat terjadi perdarahan, maka area di sekitar vagina mengalami peningkatan kelembapan. Kondisi lembap in jika tidak ditangani secara tepat dapat memicu infeksi bakteri vaginosis. Dampaknya adalah terbentuk bau amis yang kuat. Kondisi ini dapat dicegah dengan mengganti pembalut sesering mungkin, atau setidaknya setiap 4 jam.
  3. Saat menstruasi, kita tidak perlu mencemaskan aroma vagina yang agak berbau khas itu. Hindari keinginan untuk membersihkan vagina dengan pewangi atau cairan pembersih. Jika hal ini dilakukan, maka dapat memicu reaksi bakteri yang ada di area kulit tersebut dan justru mengaktifkan reaksi sehingga memicu infeksi, yang justru membuat aroma vagina semakin "tajam" saat menstruasi.

Jika aroma vagina tercium cenderung berbeda saat menstruasi, tak perlu panik. Tetap bersihkan seperti biasa:

  • Bersihkan dengan air bersih setiap kali selesai BAB, pipis, atau sebelum ganti pembalut
  • Arah membersihkan dari depan ke belakang
  • Keringkan hingga benar-benar kering sebelum mengganti pembalut
  • Setiap mandi sore, bersihkan dengan air hangat

Mudah bukan! Dan tak perlu berbagai cairan pembersih.

Related Articles