Menu

Sex

menstruasi Mengapa Kulit di Pangkal Paha Menghitam

Mengapa Kulit di Pangkal Paha Menghitam?

Sewajarnya warna kulit di permukaan tubuh kita sangat dipengaruhi oleh paparan sinar matahari. Tak heran jika area kulit yang terbuka, seperti wajah, tangan dan tungkai kaki terlihat lebih "gelap" dibandingkan area kulit bagian tubuh lain yang tertutup. Tetapi pada sebagian cewek, kulit di area pangkal paha cenderung lebih gelap warnanya, sekalipun berada di area yang selalu tertutup.

Gesekan kulit yang intens
Pangkal paha adalah bagian tubuh yang cenderung mengalami gesekan sangat intens. Hal tersebut disebabkan karena kita menggerakkan kedua kaki kita, dan kulit di area pangkal paha bergesek. Kondisi gesekan yang sering terjadi berulang inilah yang menyebabkan sel kulit di area tersebut menjadi lebih cepat mati. Sel kulit yang mati menumpuk lama kelamaan akan menyebabkan permukaan kulit kusam, dan terlihat menghitam. Selain itu, kebiasaan menggaruk area kulit ini pun, biasanya karena kulit yang lembap, memicu terjadinya perubahan warna kulit. Garukan yang keras dapat menyebabkan iritasi pada permukaan kulit, dan akhirnya menyisakan guratan gelap.

Mencerahkan = menipiskan kulit mati
Pada dasarnya, sel kulit memiliki daur hidup antara 20 - 38 hari. Setiap selang waktu itu, kulit akan mati, dan rontok karena terdorong sel kulit yang baru dan segar. Berdasarkan fakta tersebut, maka sangat disarankan agar setidaknya setiap 20 hari, kita bisa membantu meluruhkan sel kulit mati yang ada di kulit sekitar pangkal paha itu. Kita bisa menggunakan butiran scrub saat mandi. lakukan dengan gerakan memutar, dan tidak terlalu keras, sehingga cukup meluruhkan sel kulit mati tanpa memicu iritasi kulit.

Selain menggunakan scrub, sejumlah literatur menjelaskan bahan-bahan alami yang dapat membantu mencerahkan warna kulit. Namun tentu saja kita harus meraciknya terlebih dahulu. Apapun pilihanmu, pastikan dilakukan tidak berlebih, karena dapat menyebabkan iritasi.

Related Articles