Menu

Sex

Makna Cairan Miss V Sepanjang Bulan

Sesaat memasuki periode puber, tandanya adalah ketika kita mulai melihat payudara kita bertumbuh, pada saat yang bersamaan kita akan melihat ada cairan yang keluar dari vagina. Cairan ini di dunia medis disebut sebagai cairan vagina. Umumnya cairan ini mulai diproduksi tubuh sekitar 6 - 12 bulan sebelum cewek mengalami menstruasi pertama. Setelah menstruasi, cairan ini akan diproduksi setiap hari. Ini adalah cara tubuh menjaga saluran vagina tetap bersih, dan bebas dari infeksi.

Hal yang perlu kamu pahami, sifat cairan vagina ini akan berubah-ubah sepanjang bulan, mengikuti siklus reproduksi kita.

  • Satu minggu menjelang mentruasi, cairan vagina cenderung terlihat lebih kental dan berwarna keruh. Kondisi ini sangat normal dan merupakan bagian dari siklus bulananmu. Tetapi sebenarnya produksi cairan vagina ini tidak lebih dari 1 sendok teh setiap hari.
  • Setelah menstruasi selesai, cairan vagina juga akan diproduksi lebih banyak dibandingkan biasanya. Jangan kaget jika setelah selesai menstruasi, kamu menemukan cairan berwarna cokelat tua, atau merah muda. Ini adalah cairan vagina yang membersihkan sisa sel darah menstruasi yang menempel di dinding dalam saluran vagina.
  • Kemudian setelah itu, kira-kira seminggu setelah selesai menstruasi, kamu akan menemukan cairan vagina yang lebih bening, dan lengket. Ini pertanda tubuhmu sedang berovulasi. Saat itu indung telur melepaskan sel telur matang.

Jika kamu merasa tidak nyaman dengan cairan itu. Gunakan saja pantyliner setiap hari untuk mencegah sensasi lembap dan menjaga agar celana dalam tidak kotor. Pastikan mengganti pantyliner setiap 4 jam, dan tidak perlu digunakan pada malam hari.

Tetapi, jika kamu menemukan cairan vagina berubah aroma menusuk, berubah dari cair menjadi seperti tepung, atau kamu merasa perih, dan gatal bersamaan dengan keluarnya cairan itu; segera periksakan ke dokter. Ini adalah tanda telah terjadi infeksi di saluran vagina, dan perlu segera ditangani hingga tuntas.

Related Articles