Menu

Latest Research

menstruasi Latihan Otot Dasar Panggul Mengatasi Masalah Terlalu Sering Buang Air Kecil

Latihan Otot Dasar Panggul, Mengatasi Masalah Terlalu Sering Buang Air Kecil

Menjelang dan selama menstruasi, perempuan cenderung lebih sering ke toilet. Kondisi ini disebabkan karena tekanan yang meningkat di sekitar rongga perut, sehingga kandung kemih yang menampung urin menjadi sangat aktif. Menurut para ahli, serangkaian latihan otot dasar panggul yang rutin dilakukan bisa membantu perempuan untuk tidak terlalu sering buang air kecil.

Pendapat ini merupakan hasil penelitian terbaru yang menganalisa dan menemukan cara kerja latihan otot dasar panggul meredam aktivitas kandung kemih. Hasil penelitian ini telah diterbitkan oleh American Journal of Physical Medicine & Rehabilitation, jurnal ilmiah resmi perkumpulan penyakit dalam di Amerika.

Adelia Lucio, PhD peneliti dari universitas di Brazil yang menulis laporan tersebut mengatakan bahwa kontraksi otot dasar panggul yang dilatih dengan gerakan-gerakan tertentu, seperti senam Kegel, berperan besar mencegah terlalu sering buang air kecil. Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti melakuan serangkaian test saluran kemih bagian bawah pada 2 (dua) kelompok responden.

Kelompok pertama terdiri dari 18 responden perempuan yang memiliki gejala kandung kemih terlalu aktif akibat gangguan multiple sclerosis (MS). Gangguan syaraf ini diketahui menyebabkan pengidapnya kehilangan kendali refleks saluran kemih. Sedangkan kelompok kedua terdiri dari 17 responden yang mengalami reaksi kandung kemih sangat aktif tanpa dipicu oleh kondisi gangguan kesehatan tertentu.

 Sepanjang periode penelitian, para responden diminta untuk melakukan latihan otot dasar panggul selama 15 detik ketika kandung kemih mengalami dorongan untuk mengeluarkan urin. Hasil yang terlihat adalah kontraksi otot-otot dasar panggul berhasil menurunkan tekanan otot kandung kemih. Namun keberhasilan lebih terlihat pada kelompok kedua, yang mencapai 69%. Sedangkan pada kelompok pertama keberhasilan meredam dorongan berkemih dengan latihan otot dasar panggul tersebut hanya mencapai angka 34%. Hal ini disebabkan karena responden pada kelompok pertama telah mengalami kelemahan kontrol otot akibat kerusakan syaraf di otak dan tulang puggung.

Hasil pengamatan ini jelas memberikan gambaran bahwa perempuan bisa mengendalikan dorongan berkemih yang terlalu aktif dengan melakukan latihan otot dasar panggul. Kontraksi otot dasar panggul mengaktifkan korteks frontal otak, yang berfungsi untuk mengendalikan pelepasan dari kandung kemih. Maka latihan otot dasar panggul perlu dilakukan sesering mungkin.

Related Articles