Menu

Latest Research

menstruasi Kurang Informasi Tentang Kesehatan Reproduksi

Kurang Informasi Tentang Kesehatan Reproduksi

Harapan orang dewasa muda untuk menjadi orang tua, ternyata sama besarnya dengan cita-cita mereka menyelesaikan pendidikan, berkarier dan mencapai kemapanan finansial. Namun tidak banyak yang paham bahwa keinginan menjadi orang tua relatif terbatas, dan perlu diupayakan karena secara biologis kesuburan manusia menurun setelah usia tertentu.

Kondisi ini sebenarnya merupakan hasil sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari the Victorian Assisted Reproductive Treatment Authority di Melbourne, yang dipimpin oleh Dr. Eugenie Prior. Penelitian yang dibuat berupa pengumpulan pendapat dengan metode online survei ini menyasar orang dewasa muda yang berstatus mahasiswa, dan berhasil menjaring sebanyak 1.251 responden

Ada 2 hal penting yang ditekankan para peneliti setelah menganalisa seluruh data:

  • Tidak banyak yang menyadari bahwa seperti juga perempuan, lelaki mengalami penurunan kesuburan setelah usia tertentu. Sebanyak 38% responden lelaki dan 45% responden perempuan dapat mengidentifikasikan dengan tepat bahwa perempuan mengalami penurunan kemampuan reproduksi pada usia 35-39 tahun. Sebaliknya hanya 18.3% responden lelaki dan 16.9% responden perempuan yang bisa mengidentifikasikan bahwa di usia 45 - 49 tahun lelaki mengalami penurunan kemampuan reproduksi.
  • Kurang dari 10% responden yang tidak ingin memiliki anak, selebihnya berencana memiliki anak. Bahkan 75% respoden ingin memiliki anak dua atu lebih. Para responden juga menginginkan hubungan yang stabil, lebih daripada sekadar pasangan untuk berbagi tanggung jawab dan berharap melakukannya saat sudah sangat siap dan matang jika ingin memiliki anak.

Hasil lain yang cenderung mencengangkan para peneliti, responden perempuan lebih memilih untuk menyelesaikan pendidikan, memiliki pekerjaan dan berkarier sambil menjadi ibu. Menurut Dr. Eugenie, jelaslah bahwa para responden berharap bisa menjadi orang tua sesuai rencana mereka setelah selesai kuliah, bekerja dan siap secara finansial. Harapan yang cenderung tidak realistis jika dipandang dari sisi usia dan kesehatan reproduksi.

Data yang didapatkan peneliti menemukan bahwa para responden perempuan, tak hanya di Australia tetapi seluruh dunia, akan mengalami kesulitan karena proses menyelesaikan kuliah, berkarier dan mencapai kematangan finansial, terjadi bersamaan dengan puncak periode subur mereka. Dan hal ini cenderung tidak disadari.

Related Articles