Menu

Sex

Menstruasi Kulit Iritasi Akibat G String

Kulit Iritasi Akibat G-string

Iritasi bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya G-String. Bingung, apaan itu? Banyak kita lihat di toko underwear celana dalam dengan model tak biasa; kecil, dan bertali satu di bagian belakang, sehingga tidak menutupi daerah bokong. Yups... Celana dalam model ini biasa disebut G-string.

Bentuk g-string yang terkesan sexy ternyata berfungsi menyamarkan bentuk celana dalam ketika sedang memakai legging, celana bahan, rok span, pencil skirt, atau dress. Sehingga tampilan terlihat lebih rapi dan sempurna. Jadi kebutuhannya memang benar-benar demi fashion.

Menurut Dr Liza Masterson, ginekolog asal Amerika dalam salah satu artikel yang ditulisnya, jika terlalu sering memakai g-string maka akan menimbulkan efek buruk pada area genital. Tali belakang g-string yang menyempil pada bokong saat dipakai, dapat memicu iritasi dan lecet akibat gesekan saat beraktivitas. Selain itu g-string yang ketat berbahan sintetis, cenderung panas, justru akan membuat lembap area genital dan meningkatkan pertumbuhan infeksi jamur.

Tapi bukan berarti harus dihindari sama sekali. Boleh kok tetap ber-G-string, tapi...

  1. Jangan memakai g-string terlalu sering atau setiap hari.
  2. Pilih g-string berbahan katun jika harus mengenakannya dalam waktu lama.
  3. Hindari g-string yang terlalu ketat, agar area genital tetap mendapat sirkulasi udara dengan baik untuk mencegah rasa lembap.
  4. Jangan memakai g-string saat beraktivitas berat, misalnya: olahraga, kerja bakti, bersepeda

So, lets be fashionable but think your safety first, girls!

Related Articles