Menu

Latest Research

menstruasi Kesehatan Reproduksi Perempuan Ditentukan Sejak Masih Janin

Kesehatan Reproduksi Perempuan Ditentukan Sejak Masih Janin

Di masa pertumbuhan, diketahui bahwa janin sangat peka merespons berbagai rangsangan sehingga berdampak pada proses pertumbuhan, respons ini termasuk asupan nutrisi yang didapatkan janin melalui asupan ibu yang mengandungnya. Berbagai penelitian telah memastikan bahwa gizi buruk yang dialami saat janin berada di dalam kandungan ibu, akan memicu gangguan kronis di usia dewasa, seperti; diabetes tipe 2 dan gangguan pembuluh darah jantung.

Sebuah studi baru dari para peneliti di Cina bahkan menunjukkan bahwa kondisi yang sama bisa menyebabkan gangguan kesehatan reproduksi, antara lain; menopause dini dan kegagalan ovarium. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal online the North American Menopause Society (NAMS), pada pertengahan Januari 2019.

Sehubungan dengan pembentukan organ dan sistem reproduksi, para ahli menemukan perkembangan hipotalamus-hipofisis-gonad, bagian-bagian syaraf utama, pada periode pertumbuhan janin berperan penting membentuk kesehatan reproduksi di usia dewasa. Hal inilah yang dijadikan pusat perhatian para peneliti dari Negeri Tirai Bambu.

Penelitian ini melibatkan 2.900 responden perempuan Cina, yang lahir antara tahun 1956 hingga 1964. Pada periode itu, diketahui Cina mengalami kesulitan ekonomi dan peristiwa kelaparan yang relatif panjang. Ini berarti sangat mungkin ibu yng hamil pada periode tersebut tidak mendapatkan asupan nutrisi yang yang baik, sehingga janin yang dikandung pun akan mengalami keterbatasan nutrisi.

Hasil pengamatan para peneliti adalah 98% responden mengalami gangguan ovarium dan menopause alami dalam kategori dini, berhenti menstruasi sebelum berusia 45 tahun. Menopause alami adalah pertanda penuaan ovarium yang menyatakan telah berhentinya periode reproduksi seorang perempuan. Seharusnya, rata-rata dialami seorang perempuan antara usia 55-60 tahun.

"Temuan bahwa menopause dini bisa dialami seorang perempuan yang tidak mendapatkan nutrisi cukup saat dikandung ibunya, menunjukkan bahwa fungsi ovarium seorang perempuan telah terbentuk sejak awal kehidupannya," kata Dr. Joann Pinkerton, direktur eksekutif NAMS. Kondisi ini memang tidak bisa diperbaiki, namun memberi informasi bagi para perempuan yang mengalami menopause diri untuk memantau kondisi kesehatannya, sebaiknya segera memeriksakan diri untuk menyiasati risiko gangguan jantung, osteoporosis, depresi, juga berbagai gangguan kesehatan lain yang mengancam akibat terlalu cepat menghentikan produksi berbagai hormon reproduksi.

Related Articles