Menu

Sociolife

Sahabat Judes

Kemana-mana berdua, tapi saat sedang kesal sahabat judes dan kasar padamu? Jika terjadi berulang-ulang, sebaiknya kamu mengajaknya bicara soal hal ini. Jika ia tak bereaksi, mungkin kalian memang bukan sahabat. Jika kamu merasa terjebak dalam kondisi seperti itu, baiknya sih tidak membiarkan dirimu merasa tidak nyaman terlalu lama.

  1. Sampaikan perasaanmu. Coba ajak sahabatmu bicara baik-baik, bahwa hal yang dilakukan olehnya tidak benar. Kalau sulit membicarakan hal ini padanya, kamu bisa mengirimkan email atau menuliskan perasaanmu ini dalam selembar surat. Pilihlah kata-kata yang mudah dimengerti, tanpa membuatnya merasa bersalah, tapi cukup jelas menggambarkan ketidaknyamananmu.
  2. Diamkan sesaat. Jika setelah kamu menjelaskan perasaanmu pada sahabat tapi dia tak memperhatikan, bahkan mengulangi sikap kasar dan judes yang sama padamu. Ada baiknya membiarkannya sesaat untuk mencerna hal yang kamu sampaikan. Biasanya, jika dibawa ke suasana yang agak "terpaksa" ini, sahabat bisa merasa kangen lalu bersungguh-sunggu memperbaiki sikapnya.
  3. Hargai diri sendiri. Sekalipun setelah didiamkan sahabat tetap saja tak berubah, maka kamu sepertinya harus berlega hati, bisa saja dia memang bukan sahabat yang benar-benar menyayangimu seperti layaknya sahabat.

Sungguh gak enak kehilangan seorang yang selama ini dekat dan kita sayangi, tetapi kita sebaiknya lebih menyanyangi diri kita sendiri.

Related Articles