Menu

Sociolife

Diam-diam Jealous

Gak tanggung-tanggung, sebenarnya kita bisa ngerasain jealous kapan pun. Bisa jadi pas ngeliat temen bergaya dengan sneakers barunya, atau karena dia keren setelah potong rambut, bisa juga karena nilai temen lebih OK padahal kamu belajar bareng.

Hmmm, kalo kamu berasa seperti ini apakah berarti kamu bukan teman yang baik? Atau ada yang salah dengan kepribadianmu?

Seberapa sering, atau seberapa kuat kita jealous sama orang lain; sangat berhubungan dengan cara kita memandang dan menghargai diri sendiri dibandingkan orang lain. Jadi semakin kita merasa nyaman dan menghargai diri secara baik, makin berkurang jealous kita pada orang lain.

Tetapi sebenarnya sekalipun sepertinya gak positif, jealous bisa jadi pendorong kita untuk berubah menjadi lebih baik. Daripada hanya mikirin jeleknya seseorang, coba deh mikirin hal-hal baik yang dia miliki, dan kemudian berusaha untuk membuat kita jadi sebaik dia. Bagaimana cara praktisnya?

  • Bikin daftar tentang hal-hal baik yang kamu miliki. Bisa berupa sikap atau bakatmu. Bisa jadi kamu bukan murid yang selalu ada di rangking 10 teratas di kelas, tetapi kamu bisa membuat lukisan yang sangat indah dan disukai teman-temanmu.
  • Jika pangkal dari rasa jealousmu itu adalah rasa tidak percaya diri, cobalah untuk melakukan hal yang positif untuk memperbaiki diri. Misalnya saja jika kamu ingin menjadi lebih langsing, cobalah berolahraga secara rutin. Jika ingin mendapatkan nilai bagus, ya cara yang tepat adalah belajar.
  • Hal yang penting untuk kamu ingat, adalah; perasaanmu saat ini bukanlah sesuatu yang menetap, melainkan hal yang akan berubah berdasarkan kematangan pribadimu. Jadi, jangan langsung merasa gak ok ya.

So, coba segera lakukannya... tahun baru adalah saat yang tepat untuk membuat dirimu menjadi lebih baik.

Related Articles