Menu

Reproductive Health

Menstruasi Siap Hamil Setelah Menghentikan Kontrasepsi

Siap Hamil Setelah Menghentikan Kontrasepsi

Rentang waktu yang dibutuhkan seorang perempuan untuk dapat hamil kembali setelah "melepas" kontrasepsi yang digunakan, tidaklah sama. Tergantung pada jenis kontrasepsi yang digunakannya. Jika menggunakan kontrasepsi hormonal, maka tubuh butuh waktu untuk menyeimbangkan kadar hormon normal lebih dulu; dan sangat disarankan agar membiarkan satu siklus menstruasi berlangsung penuh, sebelum kembali melakukan konsepsi.

Sekalipun demikian, para ahli kesehatan memberi panduan rata-rata waktu seorang perempuan dapat kembali hamil, sesuai jenis kontrasepsi yang digunakannya, sebagai berikut.

Metode perintang.
Jenis kontrasepsi yang menerapkan metode ini adalah kondom. Anda tidak perlu cemas kehamilan akan tertunda jika menggunakan kontrasepsi ini. Anda bisa hamil kapan pun, jika melakukan hubungan seksual di masa subur, tanpa menggunakan kondom.

Kontrasepsi kombinasi hormon.
Jenis kontrasepsi dengan kombinasi hormon, bisa ditemukan dalam bentuk pil dan koyo. Alat kontrasepsi ini mengandung hormon progestin (progesteron sintetis) dan estrogen. Umumnya setelah menghentikan penggunaan kontrasepsi ini. 50%  perempuan hamil dalam waktu 3 bulan, dan selebihnya rata-rata hamil setelah 12 bulan.

Kontrasepsi hormon progestin.
Bentuk kontrasepsi ini bisa berupa pil, susuk atau suntikan. Jika Anda menggunakan susuk, segera setelah melepasnya, Anda bisa hamil. Sedangkan jika menggunakan suntikan, dibutuhkan kira-kira 3-18 bulan untuk hamil. Pada pengguna pil, hanya dibutuhkan 6 bulan untuk hamil, setelah konsumsi pil dihentikan.

AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim).
Apa pun jenis AKDR yang digunakan, baik yang hormonal ataupun yang non-hormonal, kesuburan akan segera kembali setelah Anda mengalami menstruasi pertama, setelah melepas kontrasepsi.

Kombinasikan informasi tentang penggunaan kontrasepsi ini, dengan pengetahuan masa subur Anda, sehingga lebih mudah merencanakan kehamilan.

Related Articles