Menu

Lifestyle Updates

menstruasi Oxford Word of The Year 2018

Oxford Word of The Year 2018

Setiap tahun Oxford, sebuah lembaga Bahasa Inggris, menentukan word of the year; sebuah kata yang paling sering digunakan oleh pengguna bahasa Inggris di seluruh dunia. Dunia digital telah menyumbangkan 2 kata; "selfie" yang terpilih pada tahun 2013 dan "emoticon tears of joy" di tahun 2016.

Kata yang paling banyak digunakan pada tahun 2018 dan terpilih menjadi word of the year adalah sebuah kata lama, dengan makna yang merujuk pada kehancuran: "toxic".

Toxic adalah kata sifat, maknanya adalah 'beracun' dan pertama kali muncul dalam bahasa Inggris pada pertengahan abad ke-17 diserap dari kata berbahasa Latin abad pertengahan, "toxicus" yang berarti 'diracuni' atau 'diberi racun'.

Namun sejarah mematikan kata itu berasal jauh sejak masa Yunani kuno "toxikon pharmakon" - artinya mata panah yang telah diolesi racun mematikan yang digunakan. Kata yang kemudian diserap oleh bahasa Latin dengan makna racun adalah toxikon. Padahal dalam bahasa asli, Yunani kuno, toxikon itu berarti busur, yang bentukan dasarnya adalah "taxon".

Sepanjang tahun 2018, kata toxic diketahui menjadi sangat sering digunakan. Hal ini disebabkan karena kata tersebut digunakan di berbagai topik pembicaraan, baik dengan makna sebenarnya, ataupun sebagai metafora (pengandaian). Berdasarkan data, 10 kata yang paling sering dipadankan dengan kata toxic adalah: Bahan kimia, Kejantanan, Zat, Gas, Lingkungan Hidup, Hubungan, Budaya, Limbah, Ganggang dan Udara.

Sumber: oxforddictionaries.com

Related Articles