Menu

Latest Research

menstruasi Gen Baru Pemicu Kanker Payudara

Gen Baru Pemicu Kanker Payudara

Jika sebelumnya telah dipastikan bahwa gen BRCA1 dan 2 adalah pemicu terjadinya kanker payudara, maka baru-baru ini para peneliti dari Columbia University, di New York, Amerika Serikat telah mengidentifkasikan 2 gen baru yang memicu kanker payudara pada seorang perempuan. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan akhir Januari 2018 di jurnal Genetics in Medicine.

Kedua gen tersebut sebenarnya bukan gen baru, melainkan gen yang telah diketahui memicu gangguan kesehatan yang dikenal sebagai Lynch Syndrome. Kondisi kesehatan yang diturunkan, dan menyebabkan seseorang mengidap kanker usus. Saat ini di Amerika diketahui bahwa 1 dari 440 orang Amerika memiliki satu varian gen yang memicu Lynch Syndrome.

Kesimpulan ini didapatkan para peneliti setelah menganalisa data kesehatan lebih dari 50.000 responden perempuan yang melakukan pemeriksaan kanker sejak tahun 2013 hingga 2015. Diketahui 423 perempuan mengalami mutasi satu hingga empat gen penyebab Lynch Syndrome, yaitu; gen MLH1, MSH2, MSH6 dan PMS2.

Selanjutnya diketahui bahwa perempuan yang mengalami mutasi gen MSH6 dan PMS2 menghadapi risiko dua kali lebih besar mengalami kanker payudara dibandingkan perempuan pada umumnya. Data yang ada menunjukkan bahwa 31- 38% responden yang mengidap kanker usus menyebabkan gen MSH6 dan PMS2 mereka berubah sifat dan memicu kanker payudara, dibandingkan 15% perempuan yang tidak mengalaminya.

Penemuan ini menyebabkan para ahli menyarankan agar gen MSH6 dan PMS2 dimasukkan ke dalam daftar gen yang harus diperiksa untuk memastikan adanya risiko kanker payudara pada seseorang. Menurut Wendy Chung PhD, Direktur klinik program genetik di Columbia University, pemeriksaan terhadap gen-gen ini memberi kesempatan pada pasien untuk tetap hidup dan mendapatkan penanganan tepat sesegera mungkin.

Related Articles