Menu

Sociolife

Do's vs Don'ts Belajar Kelompok

Punya kelompok belajar sebenarnya sangat menolong kita saat mengulang pelajaran, menjelang test atau bahkan UAS. Tapi ternyata ada hal-hal yang perlu diperhatiin saat bikin kelompok belajar, agar maksud utama itu kesampaian.

Sebaiknya dilakukan:

  1. Cari teman belajar. Belajar bersama adalah cara paling baik untuk mengenal seseorang. Kamu bisa pilih seorang yang sudah kamu kenal, dan ingin kamu kenal lebih baik. Belajar bersama akan membuat kamu tahu bagaimana dia berpikir dan menyelesaikan tanggung jawab.
  2. Jangan lupa beristirahat. Jika kamu belajar atau mengerjakan PR bersama, bukan berarti menghabiskan waktu hanya dengan belajar. Sisakan waktu istirahat 10 -15 menit setiap 1 atau 2 jam belajar, untuk mengemil atau mengobrol dengan teman, jadi kalian bisa menjadi lebih dekat.
  3. Simpan HP & fokus. Melihat HP dan chat saat teman belajar kita "berjuang" mengerjakan PR adalah hal yang tidak benar. Gak menghargainya. Jadi, sebaiknya tak perlu dekat-dekat HP dulu, kecuali jika kamu perlu menghubungi mama atau minta jemput.

Sebaiknya jangan lakukan:

  1. Belajar bareng sahabat. Tidak disarankan memiliki sahabat sebagai teman belajar kelompok atau memilih seseorang hanya karena kalian dekat. Karena belum tentu cara belajar kalian sama. Atau justru karena dekat, maka kalian akan saling mengandalkan untuk urusan belajar dan bikin PR. Kondisi ini bisa bikin jengkel dan akhirnya kalian bete sama sama lain. Gak asyik lagi temenan jadinya.
  2. Merasa tergantung. Saat belajar bersama, pastikan kamu mengerjakan bagianmu. Siapkan bahan yang jadi tanggung jawabmu, bawa bukumu sendiri. Jadi suasana belajar akan menyenangkan, karena kalian berbagi tanggung jawab.
  3. Bersikap sok pintar. Jangan takut terlihat bodoh saat belajar kelompok, karena intinya belajar bersama untuk saling membantu. Jadi, pastikan kamu bertanya dan meminta bantuan teman belajar kelompok seoptimal mungkin.

Jika kesempatan belajarmu beberapa kali berlangsung baik dan produktif, maka jangan ragu untuk melanjutkan acara belajar kelompokmu ini. Bisa dilakukan lebih sering, secara teratur; dua kali atau tiga kali seminggu. Sehingga kamu dan teman belajar kelompokmu lebih mudah menyiapkan diri menerima dan menyelesaikan tugas-tugas sekolah.

Related Articles