Menu

Sociolife

Cuma Aku Yang Tahu?

Punya sahabat berarti punya teman ngelakuin banyak hal bareng, mulai dari belajar, jalan-jalan di mal, sampe berbagi cerita dan rahasia. Tapi kalo rahasia itu sampe bikin kamu deg-deg-an. Kamu mesti hati-hati ngadepin, karena bukan gak mungkin rahasia yang kamu tahu itu justru berdampak negatif kalo disimpen sendiri.

  1. Pahami Ceritanya. Setiap kali sahabatmu cerita, pastikan kamu ngeh tentang isi ceritanya. Hal yang mesti kamu ketahui, sesuai fakta, kalo seseorang punya masalah biasanya dia gak akan bercerita sama keluarga. Tetapi dia pasti akan bercerita pada sahabatnya. So, kalo ada hal yang dipercayakan padamu, tentulah sahabatmu memang membutuhkan seseorang untuk berbagi, jadi perhatikan isi ceritanya baik-baik.
  2. Be positive. Pilah-pilah cerita yang dititipkan sahabatmu sebagai rahasia. Jika hal yang diceritakannya itu mengarah ke hal-hal negatif, jangan segan ngingetin sahabatmu. Kamu perlu mengingat bahwa  sebagai sahabat, kamu dan temanmu mestinya saling mengingatkan. Tetapi pastikan juga kamu melakukannya dengan cara yang tepat, tidak mempermalukannya di depan umum. Kamu juga diharapkan selalu positif pada temanmu sehubungan dengan rahasia yang dipercayakan padamu itu.
  3. Mencari Bantuan. Jika kemudian kamu menemukan bahwa ada bahaya yang tersirat di balik rahasia yang dititipkan temanmu itu, seperti; rasa putus asa, kebingungan yang tak bisa diatasi, sebaiknya segera cari bantuan. Berceritalah pada orang dewasa yang bisa kamu percaya, dan juga mengenal temanmu. Dengan cara ini, kamu berarti membantu diri sendiri agar tidak terjebak dalam situasi sulit, dan bisa mencegah temanmu melakukan hal-hal konyol yang mungkin berakibat fatal untuk dirinya.

Jadi... mulai sekarang, sikapi rahasia yang dibagi sahabat dengan cara yang lebih bijak ya... 

Related Articles