Menu

Sex

Terhindar dari Serangan Bad Mood

Sebagian besar cewek mengalami serangan bad mood setiap kali menjelang menstruasi. Bisa runyam, karena jadi gak enak ngapa-ngapain, bahkan bisa saja orang di sekitar juga terganggu.

Gejala suasana hati yang bergejolak sehubungan dengan menstruasi, memang terkategori sebagai salah gejala PMS. Biasanya suasana hati yang murung ini disertai kondisi mudah tersinggung, stres dan cemas. Tetapi segera setelah darah menstruasi keluar, situasi yang tak nyaman ini berubah.

Menurut para ahli kesehatan reproduksi, gangguan suasana hati menjelang menstruasi terjadi karena kadar hormon serotonin yang sangat rendah. Serotonin adalah jenis hormon yang diproduksi otak, dan berfungsi mengendalikan emosi dan suasana hati. Ketika kadar serotonin rendah, suasana hati akan sedih. Penyebab produksi serotonin sedikit adalah turunnya kadar estrogen dan progesteron. Kondisi ini biasanya terjadi satu atau dua minggu sebelum menstruasi dan berdampak hingga hari pertama menstruasi.

Jadi, agar kita tak berlama-lama mengalami suasana hati yang murung, hal yang harus kita lakukan adalah memacu produksi serotonin. Bagaimana caranya?

  • Nutrisi seimbang. Mengonsumsi nutrisi seimbang, membuat tubuh sehat. Dampaknya tidak hanya berenergi, melainkan juga menstabilkan kadar gula darah yang berarti menjaga produksi serotonin tubuh.
  • Berolahraga. Aktivitas ringan akan memberi manfaat. Saat berolahraga, tubuh menghasilkan endorfin ke dalam darah, dan memperbaiki suasana hati. Kita bisa kembali ceria.
  • Relaksasi. Saat sedang moody, lupakan sebentar PR atau tugas-tugas yang harus diselesaikan. Sisihkan waktu 30 menit, lakukan hal-hal yag kamu senangi; dengerin lagu, baca beberapa halaman novel kesayangan, setelah segar - teruskan lagi kegiatan rutinmu.

Cermati hari pertama menstruasimu, dan lakukan ketiga langkah sederhana ini dua minggu sebelumnya, maka kamu bakalan menjalani periode menstruasi dengan nyaman!

Related Articles