Menu

Latest Research

Risiko Infeksi Ragi Berkurang Saat Menstruasi

Sering mengalami gatal, kemerahan, di area vagina hingga membengkak? Itu adalah gejala terjadinya infeksi ragi. Infeksi ragi, atau yeast infection adalah jenis infeksi yang paling sering dialami perempuan yang tinggal di area tropis, karena kondisi kulit yang lembap. Pemicunya adalah, Candida albicans, sejenis jamur yang berada di permukaan kulit. Jamur ini semula berfungsi sebagai flora kulit, yang kemudian bersifat patogen, menginfeksi kulit akibat kelembapan yang meningkat.

Jika Anda termasuk orang yang seringkali mengalami infeksi ini, cobalah perhatikan bahwa infeksi; pembengkakan, rasa gatal dan ruam, terlihat mereda pada saat Anda menstruasi.

Berdasarkan sebuah hasil penelitian yang telah dipublikasikan di jurnal kesehatan reproduksi, the International Journal of Gynecology and Obstetrics kondisi ini terjadi karena pada saat menstruasi, darah yang keluar dari rahim menetralkan kadar pH vagina menjadi normal antara 4 - 5. Kondisi ini menyebabkan reaksi jamur Candida albicans kembali netral, menghambat perkembangan jamur dan meredakan infeksi.

Jika Anda sering mengalami gangguan infeksi ragi, jangan abaikan. Segera berkonsultasi ke dokter, jangan menggunakan sembarang obat, selain salep yang diresepkan dokter. Gunakan obat tepat sesuai petunjuk agar infeksi benar-benar tuntas. Hal-hal lain yang dapat membantu meredakan infeksi adalah:

  • Mandi jika merasa gatal dan tidak nyaman.
  • Rendam/kompres area yang terinfeksi 10-15 menit, kemudian keringkan dengan cara menepuk-nepuk ringan area yang terinfeksi dengan handuk hingga kering. Jangan diseka, karena gesekan bisa memicu luka pada kulit yang terinfeksi.
  • Hindari mengenakan pakaian ketat yang menghambat sirkulasi udara ke area kulit di sekitar organ genital.

Related Articles