Menu

Latest Research

Nyeri Menstruasi dan Gangguan Sendi

Banyak perempuan mengalami kesulitan selama siklus menstruasi, mulai dari perubahan emosi hingga nyeri, dan perdarahan berat. Sementara sebagian perempuan mengeluhkan nyeri sendi. Jika Anda salah satu yang mengalami gangguan sendi saat menstruasi, maka ini adalah penjelasannya.

PMS. Hingga saat ini, para ahli belum dapat memastikan pemicu PMS. Tetapi kebanyakan bukti mengarah pada kondisi ketidakseimbangan neurotransmitter. Penelitian terakhir menjelaskan bahwa PMS berhubungan dengan perubahan kadar neurotransmitter; GABA, Serotonin, dan Opioid. Jenis neurotransmitter ini sebenarnya bekerja memicu rasa tenang, di antara sistem syaraf. Tetapi menjelang menstruasi, akibat perubahan kadar hormon reproduksi, reaksi neurotransmitter ini beruah. Diketahui bahwa jenis neurotransmitter yang sama menyebabkan terjadinya Fibromyalgia. Inilah yang menyebabkan nyeri sendi menjadi salah satu di antara gejala pra-menstruasi yang dikeluhkan.

Dysmenorrhea. Penelitian terakhir memastikan bahwa nyeri saat menstruasi merupakan dampak produksi prostaglandin yang berlebihan yang dikenal sebagai PGE2. Jenis prostaglandin yang sama, ditemukan pada perempuan yang mengalami nyeri karena Arthritis. Kabar baik, menurut para ahli produksi PGE2 ini dapat dicegah dengan makanan yang kaya lemak omega 3, yaitu; kenari dan salmon non budidaya.

Pendek kata, tubuh kita ternyata tak bisa dipandang terpisah. Kita perlu menjaga kesehatan reproduksi agar keseluruhan tubuh kita sehat.

Related Articles