Menu

Latest Research

Menstruasi Tak Ganggu Kemampuan Perempuan

Ketika menstruasi, umumnya perempuan mengaku mengalami gangguan kognisi; mudah lupa, dan sulit berkonsentrasi. Kondisi ini sering dijadikan bahan lelucon. Tapi jadi tidak lucu lagi, jika kondisi ini akhirnya menjadi pertimbangan saat seorang perempuan dicalonkan menduduki jabatan-jabatan penting.

Sebuah artikel di jurnal Frontiers in Behavioral Neuroscience yang diterbitkan pada akhir Juni 2017, menjelaskan hasil penelitian terbaru yang mengatakan kemampuan kognitif perempuan tidak berubah saat menstruasi. Penulis laporan yang juga pemimpin penelitian, Brigitte Leeners, seorang profesor di the Clinic for Reproductive Endocrinology at the University Hospital, Zurich, menjelaskan bahwa penelitian yang dilakukannya bersama tim itu, menguji memampuan kognitif
 68 responden perempuan saat menstruasi, selama dua siklus menstruasi berturut-turut.

Hasil pegujian pertama ditemukan para responden tidak dapat bereaksi terhadap tugas dan tes secara optimal. Tetapi pada pengujian kedua, hasil yang didapat sangat baik. Para responden yang sudah menjalani tes yang sama telah mengetahui jawaban yang benar, dan bisa menyelesaikan semua tugas dengan baik. Hal ini berarti, memori dan kemampuan konsentrasi mereka sangat baik, sekalipun mereka sedang menstruasi, dan mengalami fluktuasi kadar hormon reproduksi.

Profesor Briggite Leeners menyatakan bahwa ia dan tim peneliti berharap ada lebih banyak penelitian tentang hal ini, agar dapat mematahkan mitos yang beredar, dan perempuan akan dinilai kompetensinya sebagaimana seharusnya.

Related Articles