Menu

Latest Research

Manfaat Minyak Zaitun Meredakan Nyeri Menstruasi

Sebagian besar perempuan berusia produktif pernah atau selalu merasakan gangguan nyeri saat menstruasi. Biasanya kompresan hangat atau obat pereda nyeri seperti Ibuprofen, disarankan untuk mengatasi kondisi ini. Tetapi, para peneliti baru menemukan bahwa bahan masakan yang ada di dapur, bisa membantu menghilangkan nyeri menstruasi ini. Bahkan dapat bekerja lebih baik dibandingkan obat-obatan.

Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan di Scholars Research Library awal tahun 2017, menjelaskan bahwa Minyak Zaitun murni yang dikonsumsi setiap hari adalah cara paling efektif meredakan nyeri dan kram menstruasi.
 
Para ahli menyimpulkan hal tersebut, setelah melakukan pengamatan terhadap 60 orang responden perempuan berusia antara usia 17 hingga 30 tahun. Seluruh responden tersebut mengalami gangguan kram menstruasi, dengan tingkat 6,7 pada skala 1 hingga 10. Para responden dibagi menjadi dua kelompok, dan masing-masing kelompok mendapatkan perlakuan yang berbeda.

Kelompok pertama diberi 25ml (5 sendok teh) minyak zaitun murni setiap hari selama 2 siklus menstruasi, dan kelompok kedua mengonsumsi 400mg Ibuprofen 3 kali sehari, pada 3 hari pertama menstruasi, selama dua siklus berturut-turut, yang biasanya merupakan puncak rasa nyeri.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Minyak Zaitun bisa menurunkan tingkat nyeri hingga mencapai angka 2,4 di bulan pertama dan mencapai angka 1,4 di bulan kedua; sementara ibuprofen berhasil menurunkan nyeri hingga angka 4,8 di bulan pertama dan 2,4 di bulan kedua.

Kesimpulan ini menunjukkan bahwa minyak Zaitun bekerja sangat intens dan memiliki efek akumulasi dalam hal menurunkan nyeri, dibandingkan Ibuprofen. Apakah yang menyebabkan daya kerja minyak Zaitun sedemikian dahsyat? Menurut para ahli, di dalam minyak Zaitun terdapat Oleochantal, unsur yang berperan sebagai antiimflamasi. Para peneliti menemukan bahwa Oleocanthal membantu menekan kerja Prostaglandin, yang selama ini menjadi pemicu kram dan nyeri saat menstruasi.

Penelitian juga menunjukkan bahwa kemampuan minyak zaitun murni untuk menekan peradangan memiliki dampak kumulatif, yang berarti semakin sering kita mengonsumsi minyak zaitu, semakin terasa kemampuannya menekan rasa nyeri. Jadi, daripada mengonsumsinya saat sakit, akan lebih baik jika mengonsumsinya sedikit demi sedikit secara teratur, sebelum nyeri dirasakan.

Related Articles